Atlet esports Dota 2 profesional asal Thailand, Nuengnara 23savage Teeramahanon, mengalami pengalaman yang tidak biasa saat berada di Malaysia.
Carry dari tim Xipto Esports ini mengklaim bahwa markas latihan mereka di Kuala Lumpur sempat didatangi dan digerebek oleh pihak kepolisian setempat.
Ia bersama rekan satu timnya sempat diborgol serta diinterogasi karena aktivitas mereka dicurigai terkait dengan jaringan kejahatan siber atau judi online.
Situasi mulai mereda ketika salah satu petugas mengenali game Dota 2 serta melihat akun Instagram miliknya yang menampilkan foto bersama seorang influencer.
Guna membuktikan statusnya sebagai pemain profesional, 23savage memainkan satu pertandingan penuh di depan para petugas dengan menggunakan hero Kez.
Ia sukses mencatatkan 32 kill dalam pertandingan tersebut dan meyakinkan pihak kepolisian hingga akhirnya borgol mereka dilepaskan.
Kisah unik ini memicu keraguan di berbagai komunitas game online karena belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian Malaysia terkait insiden itu.
