Pendiri Amazon Jeff Bezos meyakini kecerdasan buatan dapat mendongkrak produktivitas secara drastis dalam dunia kerja.
Kondisi tersebut dinilai bakal memungkinkan satu orang untuk mencukupi kebutuhan seluruh keluarga meski hanya bekerja tiga hari dalam seminggu.
Ia menyebutkan teknologi ini juga membuka peluang bagi rumah tangga untuk hidup hanya dengan mengandalkan satu pencari nafkah tunggal.
Di sisi lain, Bezos berpendapat perubahan itu justru berpotensi memicu masalah kekurangan tenaga kerja alih-alih pengangguran massal.
Sejumlah pemimpin bisnis global lainnya turut melontarkan prediksi serupa terkait pemangkasan hari kerja tradisional.