⌂ Beranda › News › Tasya Farasya Dkk Suarakan Karhutla Diduga Kena Shadow Ban di Media Sosial
News

Tasya Farasya Dkk Suarakan Karhutla Diduga Kena Shadow Ban di Media Sosial

Ilustrasi layar ponsel media sosial
Tasya Farasya Dkk Suarakan Karhutla Diduga Kena Shadow Ban di Media Sosial Pexels
A A Ukuran Teks16px

Sejumlah figur publik dan tokoh ternama di media sosial mengaku mengalami anomali pada akun mereka usai membahas isu kebakaran hutan dan lahan.

Fenomena pembatasan jangkauan atau shadow ban ramai diperbincangkan warganet.

Beauty vlogger Tasya Farasya membagikan tangkapan layar yang menunjukkan penurunan jumlah penonton Instagram Stories miliknya secara drastis. Penonton yang biasanya mencapai satu juta kini merosot tajam.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh penyanyi Andien yang mendapati jumlah penonton Instagram miliknya menurun drastis setelah berulang kali membagikan unggahan karhutla.

Hal tersebut berdampak pada rencana promosi video klip terbarunya.

Sementara itu, kreator konten Jerome Polin mengaku akun miliknya tidak mengalami pembatasan jangkauan tersebut. Ia justru membagikan tips untuk menyiasati algoritma platform media sosial.

Tanggapan Kementerian Komunikasi dan Digital

Kementerian Komunikasi dan Digital memberikan penjelasan resmi terkait isu pembatasan konten tersebut. Pihak kementerian menegaskan tidak pernah meminta platform digital untuk menurunkan atau membatasi konten karhutla.

Direktur Pengendalian Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Safriansyah Yanwar Rosyadi, menyatakan lembaganya tidak pernah mengeluarkan instruksi pembatasan konten terkait kebakaran hutan.

Hingga kini, pihak platform media sosial belum memberikan keterangan lebih lanjut.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru