⌂ Beranda › News › Situs pemerintah nonaktif akibat ancaman celah berbahaya pada PHP
News

Situs pemerintah nonaktif akibat ancaman celah berbahaya pada PHP

Ilustrasi keamanan siber dan server website
Situs pemerintah nonaktif akibat ancaman celah berbahaya pada PHP Pexels
A A Ukuran Teks16px

Dua celah keamanan kritis ditemukan pada inti mesin bahasa pemrograman PHP yang banyak digunakan oleh berbagai website di seluruh dunia.

Kerentanan tersebut dikenal sebagai PHP2Shell dengan tingkat keparahan mencapai 9,2 dari skala 10 berdasarkan penilaian CVSS 4.0.

Potensi Serangan Jarak Jauh

Celah ini memungkinkan peretas menjalankan kode berbahaya dari jarak jauh tanpa memerlukan akun maupun kata sandi.

Perusahaan keamanan Cloudflare mengonfirmasi telah mendeteksi lalu lintas serangan yang menargetkan kerentanan tersebut pada infrastruktur internet.

Dampak Global dan Mitigasi

Sejumlah website pemerintah di negara-negara Eropa sempat dinonaktifkan sementara sebagai langkah pencegahan terhadap potensi risiko serangan.

Pembaruan tersedia melalui PHP versi 8.5.12, 8.4.27, 8.3.36, dan 8.2.35.

Pengelola website, termasuk di Indonesia, diminta segera memeriksa versi PHP yang digunakan dan memasang patch keamanan terbaru untuk mengurangi risiko serangan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru