⌂ Beranda › News › Alasan Elon Musk Menyesal Terlalu Lama Terlibat di Pemerintahan
News

Alasan Elon Musk Menyesal Terlalu Lama Terlibat di Pemerintahan

Elon Musk dan Donald Trump
Perbincangan Trump dan Xi Jinping Hasilkan Kesepakatan Ubah Nama AI Pexels
A A Ukuran Teks16px

Elon Musk belum lama ini membahas pengalamannya saat menjabat di Department of Government Efficiency atau DOGE di era kepemimpinan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Topik tersebut dibahas secara mendalam ketika ia berbicara dalam episode perdana podcast 'The Builders' yang dipandu oleh Isaacson.

Dalam perbincangan itu, Isaacson sempat menanyakan apakah keterlibatannya di DOGE merupakan sebuah langkah yang terlalu mengalihkan perhatian dan keliru.

Bos Tesla dan SpaceX tersebut lantas memberikan tanggapan terkait durasi keterlibatannya yang dinilai berlangsung terlalu lama.

Ia menjelaskan bahwa dukungannya terhadap Trump didasari oleh pandangan ekonomi konservatif serta harapan adanya birokrasi pemerintahan yang lebih minimal.

Namun, ia secara terbuka mengakui bahwa seharusnya dirinya lebih banyak mengambil posisi di balik layar.

Pengakuan Soal Kedekatan di Kantor Oval

Ketika disinggung mengenai daya tarik kedekatannya dengan sang presiden, Musk tidak menampik hal tersebut.

Ia menyatakan bahwa rasanya cukup keren bisa berada langsung di Kantor Oval ketika berbagai keputusan penting diambil.

Bahkan, ia merasa terkadang turut memberikan pengaruh terhadap arah keputusan yang dibuat.

Meski demikian, ia menilai masa keterlibatan ideal seharusnya hanya berlangsung sekitar satu atau dua bulan saja.

Menurutnya, kurun waktu tersebut sudah cukup untuk melihat hampir semua hal yang memang patut untuk disaksikan.

Sebagai catatan, DOGE dibentuk pada Januari 2025 dan Musk memutuskan untuk hengkang pada bulan Mei di tahun yang sama.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru