⌂ Beranda › News › Ancaman Gempa dan Susutan Bulan Pertaruhkan Pangkalan Manusia
News

Ancaman Gempa dan Susutan Bulan Pertaruhkan Pangkalan Manusia

Ilustrasi permukaan Bulan dan kawah
Ancaman Gempa dan Susutan Bulan Pertaruhkan Pangkalan Manusia Pexels
A A Ukuran Teks16px

Pemilihan lokasi pangkalan manusia di Bulan harus dilakukan dengan sangat cermat guna menghindari potensi gempa yang membahayakan.

Pemetaan terbaru menemukan lebih dari 10.000 patahan yang menunjukkan pergerakan kerak terjadi secara merata di berbagai wilayah.

Satelit alami Bumi ini diketahui terus mengalami penyusutan dengan laju lambat sekitar satu meter radius setiap 10 juta tahun.

Tekanan Kerak Akibat Pendinginan Internal

Meskipun proses penyusutannya berjalan lambat, kontraksi tersebut memicu tekanan tinggi pada kerak dan menimbulkan retakan baru.

Bulan tidak mempunyai lempeng tektonik seperti Bumi, sehingga aktivitas seismik tidak terpusat di titik temu lempeng tertentu.

Tim peneliti yang dipimpin Thomas Watters dari Smithsonian memanfaatkan citra kamera LROC untuk mengidentifikasi keberadaan patahan muda.

Sebagian besar patahan tersebut diperkirakan berusia kurang dari 150 juta tahun dan terus aktif membentuk tebing lobus.

Hampir separuh dari sampel gempa bulan dangkal tercatat berpusat di dekat formasi tebing yang tersebar di berbagai wilayah.

Para peneliti menyimpulkan bahwa wilayah dengan kerak paling tebal menjadi titik paling aman untuk mendirikan bangunan.

Sebaliknya, kawasan di sekitar kutub selatan yang menyimpan cadangan es memiliki sesar dorong yang rentan mengalami keruntuhan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru