PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat partisipasinya dalam gerakan keberlanjutan global.
Langkah tersebut ditandai dengan penerimaan sertifikat keanggotaan United Nations Global Compact pada 22 Oktober.
Perusahaan juga meluncurkan program Zero Waste to Landfill di kawasan The Telkom Hub, Jakarta.
Integrasi Strategi Bisnis dan Lingkungan
Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyatakan bahwa keberlanjutan adalah bagian penting dari transformasi perusahaan.
Prinsip ini diwujudkan melalui tata kelola konsisten mulai dari efisiensi energi hingga pengelolaan sampah.
Keanggotaan UN Global Compact memperkuat arah perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Program pengelolaan sampah menjadi wujud nyata penerapan prinsip tersebut di lingkungan kerja.
Penerapan Program Zero Waste to Landfill
Program Zero Waste to Landfill menerapkan pemilahan sampah sejak dari sumber agar tidak berakhir di tempat pemrosesan akhir.
Inisiatif ini melibatkan karyawan, petugas housekeeping, serta menggandeng pihak Waste4Change sebagai mitra.
Komposisi sampah di The Telkom Hub sebelumnya mencakup residu, sampah organik, plastik, dan kertas.
Kerjasama ini bertujuan untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan terintegrasi.
Telkom juga menjalankan strategi dekarbonisasi melalui Climate Transition Plan menuju net zero emission.