Kylian Mbappe memicu kontroversi publik China setelah mengaku gemar membagikan meme dirinya bergaya sebagai Mao Zedong.
Situasi ini membuat dua brand Tiongkok memutus kontrak sang penyerang Real Madrid.
Kementerian Luar Negeri China turut menyesalkan pernyataan Mbappe yang dianggap menyinggung negara tersebut.
Dampak kontroversi ini turut mengancam finansial LaLiga karena sejumlah laga Liga Spanyol ditangguhkan di Tiongkok.
China Media Group dan platform Migu memutuskan menunda siaran pertandingan Liga Spanyol sebagai bentuk protes.
Negeri Tirai Bambu merupakan pasar strategis bagi LaLiga dengan kontrak hak siar bernilai 400 euro atau sekitar Rp8,1 triliun hingga 2030.
Presiden LaLiga Javier Tebas langsung menyampaikan permohonan maaf kepada pihak China.
Javier Tebas juga menemui Duta Besar China untuk Spanyol, Yai Jing, pada Rabu untuk meredakan situasi.
Tebas menegaskan komitmen kerja sama erat dengan otoritas Tiongkok dan lembaga sepak bola setempat.
Pimpinan LaLiga tersebut juga dijadwalkan melakukan kunjungan langsung ke Tiongkok dalam waktu dekat.
