Kedaulatan digital Indonesia tidak diartikan sebagai kemampuan memproduksi seluruh perangkat teknologi secara mandiri.
Pemerintah memandang bahwa negara justru perlu mempunyai banyak opsi penyedia teknologi agar terhindar dari ketergantungan absolut.
Pandangan tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Pelaksana Wantiknas Ilham Akbar Habibie dalam diskusi di Perpustakaan Habibie & Ainun, Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Menurutnya, bahkan Amerika Serikat pun tidak mampu menguasai seluruh teknologi sendirian.
Ia menilai kedaulatan yang ideal adalah memiliki alternatif pilihan sehingga tidak mudah didikte oleh pihak luar.
Kerja sama antarnegara tetap diperlukan melalui prinsip saling bergantung yang seimbang dan terbuka.