Ai Ogura secara terbuka menyatakan bahwa dirinya memegang porsi 70 persen kesalahan atas insiden senggolan dengan Marco Bezzecchi.
Peristiwa tersebut terjadi di Tikungan 1 Sirkuit Sepang ketika balapan MotoGP Malaysia 2026 memasuki lap-lap akhir pada hari Minggu.
Ogura yang tengah melaju di belakang rivalnya berusaha merebut posisi keempat demi memperbaiki catatan balapannya.
Akibat manuver tersebut, kedua motor sempat bersenggolan hingga komponen aerodinamika milik Ogura terlepas dari kendaraan.
Beruntung bagi kedua pebalap, insiden itu tidak membuat mereka terjatuh ke lintasan dan tetap bisa melanjutkan perlombaan.
Ogura akhirnya mengamankan posisi finis keempat, sementara Bezzecchi menyusul di tempat keenam.
Alasan di Balik Kesalahan Perhitungan
Berdasarkan laporan Crash. net, Ogura mengakui dirinya salah memperhitungkan pergerakan Bezzecchi saat memasuki tikungan.
Ia menduga lawannya bakal mempertahankan jalur ke arah Tikungan 2, namun Bezzecchi justru kembali mengambil titik puncak Tikungan 1.
Situasi tak terduga itu membuat pembagian kesalahan dinilai sebesar 70 berbanding 30 dengan porsi terbesar berada di pihak Ogura.
Di sisi lain, Bezzecchi menilai rekan sesama pebalap Aprilia tersebut sebenarnya bisa menunggu beberapa tikungan lagi.
Menurut Bezzecchi, kecepatan motor Ogura sedikit lebih unggul sehingga peluang menyalip tetap terbuka tanpa harus mengambil risiko senggolan.
Meski demikian, Bezzecchi menegaskan dirinya sama sekali tidak menyimpan rasa kesal atas insiden yang melibatkan mereka berdua.
Ia memahami naluri seorang pebalap yang pasti akan mencoba melakukan aksi salip ketika memiliki keunggulan kecepatan di lintasan.
