Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat tengah mencari bantuan dari pihak swasta guna menyelamatkan teleskop Hubble.
Perangkat observatorium antariksa tersebut dikabarkan menghadapi ancaman jatuh ke Bumi karena posisinya di orbit yang terus merosot.
Melalui permintaan informasi resmi, lembaga itu meminta berbagai usulan inovatif untuk menaikkan kembali ketinggian orbit teleskop.
Teleskop Hubble telah beroperasi selama 36 tahun namun kini sudah tidak lagi berada dalam kondisi operasional yang prima.
Daya tarik gravitasi menyebabkan posisi orbit perangkat tersebut mengalami penurunan secara konsisten setiap tahunnya.
NASA belum memberikan komitmen pendanaan penuh untuk misi penyelamatan ini namun ingin menjajaki seluruh peluang yang ada.
Pihak lembaga mengharapkan adanya cara hemat biaya agar masa pakai aset penting di luar angkasa tersebut bisa diperpanjang.
Target peluncuran misi penyelamatan direncanakan dapat terlaksana pada tahun 2032 mendatang jika proposal dinilai realistis.
Para ahli memperkirakan teleskop tersebut bakal memasuki atmosfer Bumi pada tahun 2033 atau 2034 tanpa adanya intervensi.
Ketinggian orbit Hubble kini berada di sekitar 470 km dari sebelumnya mencapai 583 km pada tahun 2002 silam.