⌂ Beranda News KP2MI dan Mitra Strategis Kepri Perkuat Ekosistem Migrasi Aman

KP2MI dan Mitra Strategis Kepri Perkuat Ekosistem Migrasi Aman

KP2MI dan Mitra Strategis Kepri Perkuat Ekosistem Migrasi Aman
Penandatanganan kerja sama KP2MI dengan mitra strategis di Kepulauan Riau
A A Ukuran Teks16px

Dua Pilar Sinergi

Letak geografis Kepri sebagai wilayah perbatasan menjadi titik rawan praktik penempatan non-prosedural dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Sepanjang 1 Januari hingga 31 Mei 2026, BP3MI Kepri melakukan 122 kegiatan pencegahan dan menyelamatkan 479 Calon PMI dari keberangkatan ilegal di Tanjungpinang, Karimun, dan sekitarnya.

Kesepakatan bersama berfokus pada dua pilar sinergi utama.

Pilar pertama adalah sinergi dengan pemerintah daerah, mencakup penyebarluasan informasi peluang kerja, penyelenggaraan diklat, layanan pemeriksaan kesehatan, penempatan dan pelindungan, serta pertukaran data.

KP2MI juga mendorong akselerasi program Desa Migran Emas di tingkat akar rumput.

>>> Kemendag Alihkan Seluruh Pasokan Minyakita ke Pasar Rakyat

Desa-desa di Kepri diharapkan menjadi garda terdepan pelindungan dan pusat kemandirian ekonomi bagi purna PMI beserta keluarganya.

Pilar kedua berfokus pada penguatan pelindungan melalui Tridharma Perguruan Tinggi bersama Politeknik Negeri Batam dan Batam Tourism Polytechnic.

Langkah konkretnya meliputi pembentukan Migrant Center di kampus vokasi, penyelarasan kurikulum berstandar global, dan riset penempatan kerja luar negeri yang presisi.

Dua politeknik besar di Batam ini bergabung dengan 21 perguruan tinggi dan 1 lembaga pelatihan di Indonesia yang telah meresmikan Migrant Center.

Langkah ini selaras dengan arahan Presiden dalam Sidang Kabinet 20 Oktober 2025.

KP2MI bersama Kemenko PM meluncurkan program quick win SMK Go Global.

Peta jalan penempatan 500.000 tenaga kerja terampil untuk periode 2026-2029 telah dirancang, mengisi sektor strategis seperti caregiver, welder, hospitality, nurse, dan truck driver.

Mukhtarudin menegaskan bahwa seluruh program bermuara pada visi Brain Circulation.

Anak-anak bangsa diharapkan berangkat sebagai talenta global, menimba ilmu dan etos kerja di negara maju, lalu kembali ke Tanah Air untuk membangun usaha produktif dan mempercepat pembangunan daerah.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM