Mantan Presiden RI Joko Widodo membagikan ratusan paket sembako kepada para pengayuh becak dan menyapa masyarakat yang mendatangi kediamannya di Kelurahan Sumber, Solo, Jawa Tengah, pada Minggu, 21 Juni 2026.
Aksi sosial dan penyambutan warga tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun ke-65 mantan Wali Kota Solo itu yang lahir pada 21 Juni 1961.
>>> Swafoto Palsu AI Picu Perseteruan Fratelli d'Italia dan M5S
Pengamanan ketat dari aparat Polresta Solo diterapkan di sekitar kawasan rumah.
Kunjungan dari Berbagai Kalangan
Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia Kota Solo, Astrid Widayani, hadir bersama sejumlah kader partai untuk menyampaikan ucapan selamat secara langsung dengan mengenakan kaus putih bertuliskan "pilih hidup sehat" dan "atau hidup Jokowi".
"Kami mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bapak Joko Widodo," kata Astrid di Sumber, Solo, Minggu.
Astrid menilai Joko Widodo sebagai figur pemimpin teladan yang memberikan inspirasi besar dalam pembangunan daerah maupun skala nasional.
"Kami sama masyarakat cinta Bapak (Jokowi)," ujarnya.
Terkait tulisan pada atribut kaus unik yang dikenakannya bersama rombongan, Astrid menjelaskan bahwa hal itu merupakan pesan khusus dari struktur pengurus pusat partai.
"Di bawah kepemimpinan beliau banyak memberikan kami inspirasi untuk pembangunan Solo dan khususnya untuk Indonesia ke depan," kata dia.
Pihak partai menyatakan bahwa penggunaan kaus tersebut bertujuan mengajak masyarakat menjaga kesehatan sekaligus mengawal langkah politik mantan presiden.
"Ini pesan dari kawan-kawan DPP. Supaya kita tetap sehat dan tetap mendukung langkah-langkah Bapak Jokowi," tambah Astrid.
Sementara itu, ratusan pengayuh becak dari puluhan pangkalan di Kota Solo terpantau mengantre secara tertib sejak pagi hari demi bersilaturahmi dengan Joko Widodo.
"Kegiatan hari ini silaturahmi dan mengucapkan selamat ulang tahun untuk Bapak Jokowi, dan pembagian sembako untuk bapak-bapak becak," ujar Sari Wahyuni, Koordinator becak Solo Raya.
>>> Jerman Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Pantai Gading
Sari menyebutkan bahwa massa yang memadati lokasi berasal dari puluhan titik pangkalan yang tersebar di seluruh wilayah kota.