Pemadaman listrik bergilir melanda sejumlah wilayah hingga ke area perkotaan di sekitar Jabodetabek.
Pasokan batubara yang tersendat hingga gangguan teknis pembangkit menjadi biang kerok gangguan listrik yang mengganggu aktivitas masyarakat dan pelaku usaha.
>>> Veda Ega Pratama Finis Kelima di Moto3 Ceko 2026
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah menaruh perhatian penuh atas kejadian ini dan meminta PLN segera mengambil langkah mitigasi yang terukur dan komprehensif.
Bahlil meminta PLN segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional dan memastikan seluruh proses berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa penyelesaian masalah teknis sepenuhnya menjadi kewenangan PLN.
Menteri Bahlil membantah anggapan bahwa pemadaman terjadi karena kurangnya pasokan bahan bakar. Ia mengklaim pemerintah telah mengantisipasi kebutuhan batubara untuk PLN melalui penugasan kepada perusahaan nasional.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) telah menugaskan perusahaan batubara nasional mengalokasikan 180 juta - 190 juta ton untuk kebutuhan dalam negeri, sementara total kebutuhan PLN diproyeksikan 154 juta ton.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan pihaknya terus mempercepat langkah pengamanan keandalan sistem kelistrikan Jawa melalui percepatan pemulihan pembangkit yang terganggu dan penguatan rantai pasok energi primer.
PLN bersama mitra Independent Power Producer (IPP) berupaya mempercepat pemulihan dua unit pembangkit besar yang mengalami kendala operasional.
Darmawan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan.
PLN juga berkoordinasi dengan Ditjen Minerba Kementerian ESDM untuk mendapatkan alokasi batubara kalori menengah guna memperkuat pasokan energi primer bagi pembangkit strategis.
>>> Devin/Ali Raih Perak Macau Open 2026, Ganda Putra Indonesia Catat Tren Negatif
Proses penyaluran batubara kalori menengah dilaporkan mulai mengalir ke sejumlah PLTU di Jawa bagian barat dan timur, termasuk PLTU Pelabuhan Ratu, Suralaya, Paiton, dan lainnya.
Sorotan Anggota Dewan Energi Nasional
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Unsur Pemangku Kepentingan dari Kalangan Konsumen, Muhammad Kholid Syeirazi, mendesak PLN segera mengamankan kontrak batubara untuk menjamin ketersediaan di PLTU.
