Arema FC resmi mendatangkan kiper Syahrul Trisna dari Borneo FC Samarinda. Keputusan ini membuat Singo Edan kini memiliki tiga penjaga gawang yang semuanya merupakan tenaga lokal.
Syahrul diumumkan sebagai kiper baru Arema pada Selasa (23/6/2026). Sebelumnya, Arema sudah memiliki Adi Satryo dan Gianluca Pandeynuwu di posisi yang sama.
>>> Cole Palmer Buka Suara Usai Dicoret dari Timnas Inggris ke Piala Dunia 2026
Baik Syahrul maupun Adi pernah memperkuat Timnas Indonesia di era awal kepelatihan Shin Tae-yong. Sementara Pandeynuwu dikenal sebagai kiper lokal berbakat sejak usia muda.
Persaingan Sehat di Bawah Mistar
Manajemen Arema memastikan ketiga kiper tersebut akan menjadi andalan tim musim depan. Adi dan Pandeynuwu tetap bertahan meski kedatangan Syahrul.
"Kami menilai Adi Satryo dan Gianluca memiliki kualitas serta karakter yang dibutuhkan tim.
Kehadiran mereka memberikan kedalaman skuad yang baik di posisi penjaga gawang untuk menghadapi kompetisi musim depan," kata General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi.
>>> Rio Ferdinand Kesal dengan Narasi Negatif Timnas Inggris
"Kami berharap keduanya bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi maksimal bagi Arema FC. Persaingan yang sehat akan menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan," ujarnya menambahkan.
Keputusan Arema mengandalkan kiper lokal menjadi kabar positif di tengah maraknya penggunaan pemain asing.
Musim lalu, banyak klub Super League yang memanfaatkan jatah 11 pemain impor untuk mendatangkan kiper asing.
Akibatnya, peluang bermain kiper lokal semakin terbatas.
>>> Spanyol Hadapi Uruguay di Laga Penentu Piala Dunia 2026
Hanya ada empat kiper lokal yang tampil minimal 30 pertandingan musim lalu, yaitu Nadeo Argawinata (34 laga), Cahya Supriadi (32 laga), Teja Paku Alam (31 laga), dan Aqil Savik (30 laga).