⌂ Beranda News Jakarta Dulu vs Sekarang Jelang 5 Abad, Perubahannya Bikin Melotot

Jakarta Dulu vs Sekarang Jelang 5 Abad, Perubahannya Bikin Melotot

Jakarta Dulu vs Sekarang Jelang 5 Abad, Perubahannya Bikin Melotot
Ilustrasi: Jakarta Dulu vs Sekarang Jelang 5 Abad, Perubahannya Bikin Melotot
A A Ukuran Teks16px

Menjelang usianya yang ke-500 tahun, Jakarta menunjukkan transformasi luar biasa. Sebuah unggahan di TikTok memperlihatkan perbandingan wajah ibu kota dari masa ke masa.

Kreator @geminiranja atau H1STORYMAKER membagikan serangkaian foto yang membandingkan lokasi-lokasi ikonik di Jakarta tempo dulu dengan kondisinya saat ini.

>>> Qatar dan Arab Saudi Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Netizen Asia Ramai Sindir

Perubahannya begitu drastis hingga membuat banyak orang terkejut.

Perubahan yang Mencengangkan

Salah satu yang paling mencolok adalah Perempatan Harmoni. Foto tahun 1895 memperlihatkan kawasan yang masih sepi, kini menjadi pusat lalu lintas yang padat.

Lapangan Banteng Barat juga berubah total. Dari area lapangan hijau di tahun 1880, kini menjadi kawasan perkantoran dan pusat kegiatan.

Jalan Gunung Sahari di tahun 1980 masih tampak lengang dengan bangunan rendah. Sekarang, jalan tersebut dipenuhi gedung bertingkat dan lalu lintas yang sibuk.

Pintu Air Manggarai juga mengalami perubahan signifikan. Dulu merupakan infrastruktur sederhana, kini menjadi sistem pengendali banjir yang modern.

Balai Kota Jakarta dari tahun 1925 hingga sekarang tetap megah, namun lingkungan sekitarnya jauh lebih ramai dan modern.

Pancoran Glodok di tahun 1946 masih tampak tradisional, kini menjadi kawasan pusat perbelanjaan elektronik yang ramai.

>>> Spanyol Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 sebagai Juara Grup H

Gedung Katedral Jakarta dari tahun 1890 hingga kini tetap kokoh, namun kini dikelilingi gedung-gedung tinggi dan lalu lintas yang padat.

Jalan depan Gedung Kesenian Jakarta pada 1920 masih sepi, sekarang menjadi salah satu jalan protokol yang sibuk.

Kampung China di tahun 1880 kini menjadi Jalan Pintu Besar Selatan yang dipenuhi pertokoan dan perkantoran.

Simpang Harmoni Jalan Gajah Mada di tahun 1870 masih berupa persimpangan sederhana, kini menjadi titik kemacetan utama sebelum proyek MRT berjalan.

Stasiun Tanah Abang dari tahun 1910 hingga sekarang tetap berfungsi, namun kini menjadi stasiun yang lebih modern dan ramai.

Gedung Candranaya dan Jalan Hayam Wuruk juga tak luput dari perubahan. Jalan Salemba pun mengalami transformasi serupa.

>>> Babak I: Belgia Ungguli Selandia Baru, Mesir Vs Iran 1-1

Kreator @geminiranja diketahui kerap membuat konten perbandingan kota-kota di Indonesia dari masa ke masa. Unggahannya kali ini kembali viral dan menuai banyak komentar.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru