Kontroversi keputusan wasit kembali menghiasi Piala Dunia 2026.
Kali ini, striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, harus menerima kartu merah saat timnya berhadapan dengan Bosnia-Herzegovina di babak 32 besar.
>>> Sebastian Beccacece Mundur Usai Ekuador Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Balogun sebenarnya tampil impresif dalam pertandingan yang digelar di San Francisco Bay Area Stadium. Ia sukses membawa timnya unggul sebelum akhirnya diusir keluar lapangan.
Insiden yang berujung kartu merah terjadi di babak kedua. Balogun terlibat benturan dengan bek Bosnia, Tarik Muharemovic.
Wasit awalnya tidak memberikan hukuman berat, namun setelah meninjau ulang melalui VAR, keputusannya berubah menjadi kartu merah langsung.
Keputusan tersebut sontak memicu reaksi keras dari pendukung Amerika Serikat.
Banyak yang menilai pelanggaran Balogun tidak pantas diganjar kartu merah karena dianggap sebagai benturan dalam perebutan bola yang wajar.
Kartu merah ini menjadi pukulan bagi tim asuhan Mauricio Pochettino, mengingat Balogun merupakan salah satu pemain kunci Amerika Serikat sepanjang turnamen.
Sebelum laga ini, penyerang berusia 25 tahun itu tampil tajam dan menjadi tumpuan lini depan.
Meskipun bermain dengan 10 orang, Amerika Serikat berhasil mengamankan kemenangan 2-0 atas Bosnia-Herzegovina dan memastikan langkah ke babak 16 besar.
Gol kedua dicetak oleh Malik Tillman melalui tendangan bebas.
>>> Pelatih Kongo Puji Timnya Meski Kalah dari Inggris di Piala Dunia
Perbandingan dengan Lionel Messi
Tak lama setelah insiden tersebut, media sosial dipenuhi dengan perbandingan antara kartu merah Balogun dan tekel yang dilakukan Lionel Messi saat Argentina menghadapi Aljazair di fase grup.
Dalam laga itu, Messi melakukan tekel terhadap Aissa Mandi yang mengenai kaki lawan. Namun, wasit tidak memberikan hukuman kartu, bahkan Messi tetap melanjutkan pertandingan dan berhasil mencetak hat-trick.