Inggris kembali merasakan pahitnya tersingkir di semifinal Piala Dunia setelah sempat unggul lebih dulu. Kejadian serupa juga dialami The Three Lions pada edisi 2018.
Kali ini, Argentina yang menjadi batu sandungan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.
>>> Lubang Anus Diduga Picu Kepunahan Massal Pertama di Bumi
Pertandingan yang digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Kamis (16/7/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Argentina.
Anthony Gordon sempat membawa Inggris unggul pada menit ke-55. Namun, Argentina membalikkan keadaan melalui gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez di menit-menit akhir pertandingan.
Pola yang Terulang
Kekalahan ini menandai kali ketiga Inggris gagal melaju ke final Piala Dunia sejak terakhir kali menjuarai turnamen tersebut pada tahun 1966.
Pada semifinal Piala Dunia 2018, Inggris juga mengalami nasib serupa. Mereka kalah 1-2 dari Kroasia melalui babak perpanjangan waktu, setelah sempat unggul cepat melalui gol Kieran Trippier.
>>> ChatGPT Work: AI Asisten Otomatis untuk Produktivitas Kerja
Menurut catatan Opta, hanya ada dua tim yang gagal mencapai final Piala Dunia setelah mencetak gol lebih dulu di semifinal pada abad ke-21.
Keduanya adalah Inggris.
Kapten Inggris, Harry Kane, mengakui adanya pola yang mirip dengan turnamen sebelumnya.
Ia merasa timnya kesulitan menguasai bola dan menekan lawan setelah mencetak gol, yang kemudian dimanfaatkan oleh Argentina untuk membangun momentum.
>>> Pemain Argentina Angkat Spanduk 'Malvinas Milik Kami' Usai Kalahkan Inggris
"Kami harus menonton pertandingannya lagi dan mencari tahu bagaimana kami bisa lebih baik di situasi seperti itu," ujar Kane.
