⌂ Beranda News Studi: Ketebalan Alis Bisa Jadi Indikator Sifat Narsistik Seseorang
News

Studi: Ketebalan Alis Bisa Jadi Indikator Sifat Narsistik Seseorang

Ilustrasi alis tebal sebagai indikator sifat narsistik
Studi: Ketebalan Alis Bisa Jadi Indikator Sifat Narsistik Seseorang
A A Ukuran Teks16px

Sebuah studi dari University of Toronto mengindikasikan bahwa orang dengan 'alis yang khas' lebih mungkin menunjukkan sifat narsistik.

Temuan ini dipublikasikan dalam Journal of Personality.

Peneliti memotret sekitar 40 mahasiswa dengan ekspresi netral, kemudian meminta mereka menjalani tes psikologis Inventaris Kepribadian Narsistik untuk mengukur tingkat sifat narsistik.

Foto-foto tersebut kemudian ditunjukkan kepada peserta lain yang diminta menebak tingkat narsisme berdasarkan penampilan subjek.

Hasil awal menunjukkan bahwa peserta cukup akurat dalam memperkirakan tingkat narsisme hanya dengan melihat alis. Ketebalan dan kepadatan rambut alis yang tinggi teridentifikasi sebagai penilai narsisme yang akurat.

Studi ini juga menguji bagaimana persepsi narsisme berubah ketika alis dari wajah narsistik dan non-narsistik ditukar. Hasilnya, wajah narsistik dinilai kurang narsistik saat memakai alis non-narsistik, dan sebaliknya.

Para peneliti menyimpulkan bahwa alis yang khas dapat mengungkapkan kepribadian narsisis kepada orang lain dan memengaruhi persepsi tersebut.

Meskipun mekanisme pastinya tidak dijelaskan, alis dianggap penting untuk fungsi sosial dan komunikasi nonverbal, sehingga manusia memiliki kepekaan tajam terhadapnya.

Selain itu, alis dapat menjadi mikrokosmos dari penampilan dan identitas seseorang.

Individu dengan narsisme tinggi cenderung menjaga penampilan mereka dengan baik, termasuk mengenakan pakaian modis dan memiliki penampilan yang rapi.

Alis yang terawat dengan baik juga dapat menunjukkan kesadaran pemiliknya akan pentingnya alis untuk pengenalan wajah dan pemilihan pasangan.

Istilah 'narsisis' berasal dari mitologi Yunani tentang Narcissus. Orang dengan ciri narsistik kuat umumnya memiliki skor tinggi dalam mencintai diri sendiri.

Mereka seringkali memberikan kesan pertama yang baik, tampak menawan, namun juga menunjukkan perilaku egois dan pandangan berlebihan terhadap kemampuan diri.

📰 Update Terbaru