Veda Ega Pratama, pebalap Moto3 asal Gunungkidul, berharap wacana pembangunan sirkuit latihan di Yogyakarta segera terwujud. Menurutnya, keberadaan trek tersebut sangat penting untuk pembinaan pebalap muda.
Yogyakarta dikenal sebagai kantong pebalap Indonesia. Sebelumnya, lahir nama-nama seperti Doni Tata dan Galang Hendra.
>>> Apa Itu Generative Edit di Samsung Galaxy S26 Ultra?
Kini, Veda Ega dan Kiandra Ramadhipa mengharumkan nama daerah tersebut di kancah internasional.
Veda Ega mencuri perhatian di Moto3 sebagai rookie musim ini.
Dalam 11 balapan, ia sudah dua kali meraih podium ketiga dan mengoleksi 90 poin, menempatkannya di posisi keenam klasemen Moto3 2026.
Kiandra Ramadhipa, pebalap asal Sleman, juga tampil gemilang di Red Bull Rookies Cup. Ia dua kali menjadi juara, yakni di race 2 Jerez dan race 2 Sachsenring.
Saat ini, ia berada di posisi ketiga klasemen dengan 101 poin.
>>> s.id Shop, Platform Baru untuk Monetisasi Karya Digital
Stakeholder balap motor di Yogyakarta telah mengapungkan wacana pembangunan sirkuit latihan.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI DIY, Wesley Heince Parera Tauntu, mengonfirmasi adanya informasi mengenai pembangunan sirkuit di sekitar Ratu Boko.
Veda Ega menanggapi positif rencana tersebut. "Ya, saya berharap agar (rencana itu) bisa segera terealisasi.
Jadi, nanti latihannya tidak di pasar lagi," ujarnya kepada detikSport di Senayan, Jakarta, pekan lalu.
Ia menambahkan, "Penting (buat pembinaan). Apalagi sekarang juga banyak pebalap yang masih kecil-kecil.
>>> Hasil China Open 2026: Jonatan Christie Tembus Babak 16 Besar
Kalau sekarang, sirkuit terdekat untuk latihan di Boyolali. Semoga segera terealisasi."
