Jose Mourinho menyatakan tidak akan pernah berhenti melatih, bahkan menyindir rivalnya, Pep Guardiola, yang memilih untuk mengambil jeda dari dunia kepelatihan.
Sejak memulai karier kepelatihan pada tahun 2000, Mourinho telah menangani berbagai klub ternama di Eropa, termasuk Benfica, Porto, Chelsea, Inter Milan, Manchester United, Tottenham Hotspur, AS Roma, dan kini menjalani periode kedua di Real Madrid.
>>> Mikael Silvestre Ragukan Manchester United dalam Perburuan Gelar Liga Inggris
Rivalitas terpanas dalam karier Mourinho adalah saat ia bersaing dengan Pep Guardiola, ketika Mourinho melatih Real Madrid dan Guardiola menakhodai Barcelona.
Istirahat Adalah Kelemahan Bagi Mourinho
Pep Guardiola saat ini sedang mengambil cuti melatih setelah sepuluh musim yang sukses bersama Manchester City. Namun, Jose Mourinho tidak tertarik mengikuti jejak tersebut.
Bagi Mourinho, rehat dari dunia kepelatihan adalah sebuah tanda kelemahan. "Beberapa orang memang butuh istirahat," kata pelatih asal Portugal itu dalam program dokumenter Netflix 'Mourinho'.
>>> Liga Inggris 2026/2027 Diprediksi Lebih Sengit, Arsenal Hadapi Pesaing Kuat
"Bagi saya, istirahat itu merupakan sebuah tanda kelemahan, sesuatu yang saya benci. Saya benci kata itu.
Jadi jangan bicara kepada saya tentang hal itu lagi," tegasnya.
Mourinho menegaskan bahwa dunianya adalah berada di stadion dengan puluhan ribu penonton dan ia berambisi untuk memenangi lebih banyak gelar juara.
>>> Liverpool Luncurkan Jersey Tandang Klasik Bergaya 1980-an
Sepanjang kariernya, Jose Mourinho telah memenangi total 26 trofi, termasuk 8 gelar liga bersama Porto, Inter Milan, Chelsea, dan Real Madrid, serta dua gelar Liga Champions.
