Shokz resmi memperkenalkan OpenDots 2 di Indonesia.
Perangkat audio open-ear dengan desain clip-on ini menyasar pengguna aktif yang ingin tetap mendengar musik tanpa menutup saluran telinga.
>>> City Beri Ultimatum ke Barca: Naikkan Harga Rodri atau Hentikan Negosiasi
Peluncuran OpenDots 2 dilakukan bersamaan dengan pop-up Shokz di Mal Kota Kasablanka, Jakarta. Ini menjadi pop-up pertama Shokz yang digelar di Indonesia.
Sylvania, representative Shokz untuk Southeast Asia, mengatakan OpenDots 2 diposisikan sebagai wearable yang dapat mengikuti aktivitas penggunanya sepanjang hari.
Mulai dari bekerja hingga menjalankan hobi.
"Di Shokz, kami melihat kehidupan sehari-hari selalu dinamis.
Bisa dilihat dari keseharian kita yang memulai hari dengan meeting di kantor, kemudian menjalani berbagai aktivitas ataupun melakukan hobi," ujar Sylvania di acara peluncuran di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
"Hal inilah yang mendorong kami untuk memposisikan OpenDots 2 sebagai perangkat wearable yang tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga mendukung mobilitas sehari-hari," sambungnya.
Shokz mengklaim pihaknya turut memperhatikan aspek penampilan. Karena itu OpenDots 2 hadir dengan sejumlah pilihan warna agar dapat dipadukan dengan gaya sehari-hari.
"OpenDots 2 juga dirancang dengan berbagai macam warna untuk melengkapi fashion teman-teman sehari-hari," katanya.
Spesifikasi Shokz OpenDots 2
Shokz OpenDots 2 menggunakan desain clip-on open-ear.
Berbeda dari TWS in-ear yang ditempatkan di dalam saluran telinga, perangkat ini menjepit bagian luar telinga sehingga pengguna masih dapat mendengar suara lingkungan sekitar.
Shokz membekalinya dengan sistem akustik Bassphere 2.0 dan dukungan Dolby Audio. Kombinasi tersebut diklaim meningkatkan respons bass, detail serta memberikan pengalaman audio yang lebih luas.
Bagian pengaitnya menggunakan JointArc berbahan nikel-titanium yang fleksibel. Desain ini ditujukan untuk membuat earbuds tetap menempel dengan stabil ketika digunakan beraktivitas.
