⌂ Beranda News AI Indonesia Berbasis Kampus: Strategi Pemerintah Bangun Kedaulatan Teknologi
News

AI Indonesia Berbasis Kampus: Strategi Pemerintah Bangun Kedaulatan Teknologi

AI Indonesia Berbasis Kampus: Strategi Pemerintah Bangun Kedaulatan Teknologi
AI Indonesia Berbasis Kampus: Strategi Pemerintah Bangun Kedaulatan Teknologi
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Indonesia mengalihkan fokus pengembangan kecerdasan artifisial (AI) dari sekadar mengadopsi teknologi global menjadi penguatan kapasitas dalam negeri untuk menciptakan solusi AI sendiri.

Universitas didorong menjadi fondasi utama dalam membangun talenta, riset, dan kapasitas komputasi nasional.

>>> Statistik Arsenal vs Man City: Arsenal Unggul dalam Rekor Pertemuan

Penegasan ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat peluncuran NVAITC Joint Center UGM-Indosat Ooredoo Hutchison-NVIDIA di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Meutya menjelaskan bahwa kedaulatan AI tidak berarti menutup diri dari kolaborasi internasional.

Sebaliknya, kerja sama global justru dimanfaatkan untuk memperkuat kemampuan nasional, asalkan Indonesia mampu menguasai, mengembangkan, dan menciptakan nilai tambah dari teknologi tersebut.

Indonesia Harus Mampu Menciptakan Solusi AI Sendiri

Menurut Meutya, Indonesia tidak bisa hanya menjadi pengguna teknologi AI.

Untuk menjadikan AI sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru, diperlukan talenta, kemampuan riset, infrastruktur komputasi, serta ekosistem industri yang mumpuni.

Kebutuhan ini kian mendesak mengingat target pemerintah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% pada 2029.

Laporan e-Conomy SEA 2025 memproyeksikan ekonomi digital Indonesia akan menembus USD 340 miliar pada 2030, yang harus diterjemahkan menjadi peningkatan produktivitas, inovasi, dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.

Pemerintah juga menargetkan kontribusi ekonomi digital sebesar 19% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2045.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengarahkan transformasi digital melalui tiga agenda: Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga.

>>> Presiden PSG Tak Jamin Masa Depan Bradley Barcola di Tengah Spekulasi Hengkang

Ini mencakup pembangunan konektivitas, pusat data, cloud, dan komputasi yang berjalan seiring dengan peningkatan produktivitas, inovasi, serta keamanan data dan kepercayaan publik.

NVAITC Joint Center merupakan bagian dari inisiatif Indonesia AI Center of Excellence yang dipimpin Komdigi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM