⌂ Beranda News Ahli Sebut Piton Burma Sulit Diberantas karena Jadi Predator Ganas di Florida
News

Ahli Sebut Piton Burma Sulit Diberantas karena Jadi Predator Ganas di Florida

Ahli Sebut Piton Burma Sulit Diberantas karena Jadi Predator Ganas di Florida
Ahli Sebut Piton Burma Sulit Diberantas karena Jadi Predator Ganas di Florida
A A Ukuran Teks16px

Upaya untuk memberantas ular piton Burma di kawasan Taman Nasional Everglades, Amerika Serikat, dinilai tidak akan berhasil.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh ahli biologi satwa liar sekaligus pembawa acara televisi, Forrest Galante.

>>> Penyebab Fulham Walk Out Saat Laga Kontra Malaga Berujung Trofi

Menurut Galante, ular-ular tersebut kini sudah sangat mengakar sehingga menyingkirkan mereka sepenuhnya bukan lagi hasil yang mungkin dicapai.

Ia menggambarkan piton Burma sebagai ancaman melata yang memusnahkan berbagai spesies karena mereka memakan segalanya di alam liar.

Masalah populasi ini telah berkembang selama beberapa dekade setelah pertama kali didokumentasikan di Everglades pada tahun 1970-an.

Manusia memperkenalkan hewan tersebut melalui perdagangan hewan peliharaan eksotis yang kemudian dilepaskan secara sengaja maupun tidak sengaja.

Badai Andrew pada tahun 1992 juga diyakini menghancurkan fasilitas penangkaran dan melepaskan lebih banyak ular ke alam bebas.

>>> Kisah Enrique Cerezo Nyaris Boyong Cristiano Ronaldo ke Atletico

U. S.

Geological Survey memperkirakan puluhan ribu piton Burma saat ini hidup dan merombak ekosistem Everglades dalam skala besar.

Ular berukuran besar ini memangsa mamalia, burung, hingga reptil termasuk hewan terancam punah seperti bangau kayu.

Berbagai lembaga di Florida telah berupaya membatasi kerusakan melalui program eliminasi dan kompetisi tahunan memburu piton.

>>> Rilis logo baru setelah 10 tahun, Instagram malah dikira Instagzam

Kendati demikian, peluang untuk menyingkirkan ular-ular tersebut sepenuhnya dinilai sangat rendah oleh para pengamat.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM