Adidas memperkenalkan Hyperboost Edge sebagai lini sepatu lari terbaru yang dirancang untuk menghadirkan kenyamanan dan performa optimal.
Sepatu lari ini hadir dengan bobot ringan pertama yang dirancang tanpa menggunakan pelat atau non-plated.
>>> Bayern Munich Bungkam Heidenheim 4-2, Jamal Musiala Alami Insiden
Produk ini mengandalkan teknologi busa terbaru agar dapat mengikuti gerakan alami kaki saat pelari beraktivitas.
Teknologi Utama dan Desain Sepatu
Hyperboost Edge memiliki bobot hanya 255 gram untuk memberikan kenyamanan maksimal tanpa mengurangi responsivitas.
Sepatu ini menggabungkan tiga teknologi utama berupa midsole Hyperboost Pro, upper PRIMEWEAVE, dan outsole LIGHTTRAXION.
>>> Tekanan Bagi Sam Altman Akibat Gelombang Kebocoran Petinggi OpenAI
GM Adidas Running, Patrick Nava, menyatakan bahwa produk ini memadukan bantalan, energi, dan bobot ringan secara sempurna.
Hasil Pengujian dan Ketersediaan Produk
Teknologi Hyperboost Pro dikembangkan melalui riset bersama German Sport University Cologne yang melibatkan 60 pelari.
Sebanyak 77% peserta merasakan bantalan yang lebih lembut dan 73% lebih menyukai kemampuan pengembalian energi sepatu ini.
>>> Akanji Sebut Swiss Bisa Juara Dunia Tanpa Kartu Merah Kontroversial
Sepatu lari tersebut dibanderol US$200 atau sekitar Rp3,6 juta dan tersedia dalam pilihan warna merah sebagai rilisan perdana.
