Kementerian Komunikasi dan Digital menyalurkan bantuan logistik serta perangkat konektivitas bagi masyarakat yang menjadi korban gempa di Nusa Tenggara Timur.
Bantuan yang dikirimkan mencakup 15 ton barang kebutuhan pokok dan 20 perangkat Starlink.
Proses penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Fifi Aleyda Yahya.
Serah terima berlangsung di Kantor Badan Penghubung Provinsi Nusa Tenggara Timur di Jakarta pada hari Sabtu.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Badan Penghubung Daerah NTT di Jakarta, Christine Editha Mau.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan bentuk empati dari pemerintah.
Paket logistik yang disalurkan terdiri atas beras, mi instan, air mineral, makanan, susu, selimut, serta tikar.
Kehadiran 20 perangkat Starlink diharapkan dapat memperlancar koordinasi penanganan bencana di lokasi terdampak.
Selain itu, fasilitas telekomunikasi ini membantu masyarakat agar tetap bisa terhubung selama masa pemulihan.
Meutya juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memelihara semangat solidaritas dan gotong royong.
Di samping bantuan logistik, Komdigi memastikan pemulihan infrastruktur telekomunikasi telah berjalan secara maksimal.
Sebanyak 812 site atau BTS di sebelas kabupaten di wilayah NTT kini sudah kembali beroperasi normal.