Atlet lari gawang asal China, Wu Yanni, sempat menghadapi gelombang kritik tajam dari masyarakat setempat.
Ia dinilai kurang serius menekuni dunia atletik karena kerap aktif sebagai model dan menjadi duta merek produk.
Alih-alih membalas kritikan tersebut, Wu Yanni memilih untuk tetap fokus berlatih dan menjalani kehidupannya.
Kerja kerasnya terbukti saat ia sukses keluar sebagai juara dalam final lari gawang 100 meter pada kejuaraan nasional bulan Juni lalu.
Ia mencatatkan waktu 12,99 detik dan mengamankan gelar juara tersebut untuk kelima kalinya secara beruntun.
Media lokal China Press menyebut bahwa daya tarik Wu mencerminkan keseimbangan sempurna antara kekuatan atlet dan sisi lembut perempuan.
Kini, pandangan publik perlahan berubah dan kritikan yang sempat dialamatkan kepadanya berbalik menjadi pujian luas.
Meski demikian, Wu tidak lantas merasa cepat puas dengan berbagai apresiasi positif yang diterimanya.
Ia kini mengalihkan fokus penuh untuk menembus skuad tim atletik China dalam ajang Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.