⌂ Beranda › News › Kisah Kelam Pony, Orang Utan Korban Eksploitasi Seksual di Kalimantan
News

Kisah Kelam Pony, Orang Utan Korban Eksploitasi Seksual di Kalimantan

Ilustrasi penyelamatan orang utan di pusat rehabilitasi
Kisah Kelam Pony, Orang Utan Korban Eksploitasi Seksual di Kalimantan
A A Ukuran Teks16px

Setiap peringatan Hari Orang Utan Sedunia, kisah tragis tentang seekor primata bernama Pony kembali mencuat dan menarik perhatian publik.

Pony merupakan seekor orang utan yang menjadi korban eksploitasi keji dan dipaksa menjadi pekerja seks di sebuah rumah lokalisasi.

Penyelamatan dan Proses Rehabilitasi Panjang

Berdasarkan catatan Borneo Orangutan Survival Foundation, Pony berhasil dievakuasi oleh aparat kepolisian bersenjata pada tahun 2001 di Kalimantan Tengah.

Saat ditemukan pertama kali, kondisi Pony sangat mengenaskan dengan tubuh dirantai di atas kasur serta menderita luka-luka akibat gigitan nyamuk.

Tim medis langsung memberikan perawatan intensif sebelum akhirnya primata tersebut dimasukkan ke program rehabilitasi di Nyaru Menteng.

Perjalanan hidup Pony di alam liar tidak berjalan mulus karena sempat mengalami kegagalan beradaptasi di pulau pra-pelepasliaran.

Pony sempat menunjukkan kemajuan perilaku liar saat dipindahkan ke Pulau Kaja pada tahun 2013 sebelum akhirnya kembali mengalami penurunan kesehatan.

Setelah mendapatkan perawatan medis intensif akibat malnutrisi kronis, Pony kembali ditempatkan di kompleks sosialisasi Nyaru Menteng.

Diperkirakan lahir sekitar tahun 1996, kini usia satwa malang tersebut telah mencapai sekitar 30 tahun.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru