Presiden Prabowo Subianto mendorong perluasan kapasitas Sekolah Rakyat di Bali. Langkah ini diambil setelah tingginya antusiasme pendaftaran dari masyarakat kurang mampu.
Pada Minggu (7/6), Presiden meninjau langsung Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali. Ia juga menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama para siswa.
>>> Review MacBook Neo: Laptop Termurah Apple dengan Performa Memukau
Berdasarkan keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, jumlah pendaftar di sekolah tersebut mencapai sekitar 400 siswa. Sementara itu, kapasitas tampung yang tersedia baru mengakomodasi sekitar 270 pelajar.
Instruksi Presiden
Melihat lonjakan pendaftar, Presiden Prabowo menginstruksikan jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk segera berkolaborasi. Mereka diminta mencari solusi konkret berupa penyediaan lahan baru guna pembangunan fasilitas tambahan.
"Berarti kita harus tambah secepat mungkin, nanti diusahakan bupati-bupati, kalau tidak ya nanti pemerintah pusat cari lahan. Ya kita upayakan," ucap Prabowo.
>>> Gempa Filipina M 7,7 Picu Tsunami Minor di Wilayah Indonesia
Pemerintah menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk memastikan kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan tetap mendapatkan layanan pendidikan yang layak.
"Memang Sekolah Rakyat kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah, mereka yang paling kurang berdaya," ujar Presiden.
Di sela kunjungan, Presiden berdialog dengan orang tua murid dan menyempatkan diri makan siang bersama siswa serta wali murid di ruang makan sekolah.
>>> Bursa Efek Korea Hentikan Perdagangan Saham Akibat Indeks KOSPI Anjlok
Kegiatan diakhiri dengan agenda makan bersama yang menyajikan menu program nasional.