⌂ Beranda News POBSI Genjot Pembinaan untuk Dongkrak Prestasi Biliar Indonesia

POBSI Genjot Pembinaan untuk Dongkrak Prestasi Biliar Indonesia

POBSI Genjot Pembinaan untuk Dongkrak Prestasi Biliar Indonesia
Atlet biliar Indonesia sedang berlatih
A A Ukuran Teks16px

Olahraga biliar di Indonesia kini bertransformasi menjadi cabang olahraga kompetitif yang serius.

Tidak lagi sekadar hiburan di kafe, biliar telah melahirkan atlet berprestasi di level Asia Tenggara hingga internasional.

>>> 18 Tim Basket Mahasiswa Bersaing di Campus League 2026

Perkembangan ini mencakup aspek organisasi, pembinaan atlet, dan peningkatan minat masyarakat. Biliar kini diakui sebagai cabang olahraga prestasi dengan struktur pembinaan yang tertata rapi.

Peran POBSI dalam Pembinaan

Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) memegang peran sentral dalam mengelola dan memajukan olahraga ini.

Melalui program pembinaan berjenjang, POBSI bersama pengurus provinsi rutin menggelar pelatihan, seleksi, dan pemusatan latihan.

Biliar pertama kali masuk ke Indonesia pada masa kolonial Belanda. Awalnya hanya dimainkan kalangan atas, kini menyebar ke seluruh lapisan masyarakat.

Tiga jenis permainan biliar populer di tanah air. Pertama, Pool atau Pocket Billiards dengan meja berlubang dan 15 bola sasaran.

Varian 8-ball dan 9-ball paling digemari karena memerlukan strategi.

Kedua, Snooker yang menggunakan meja lebih besar dan jumlah bola lebih banyak. Kategori ini menuntut ketelitian tinggi dan kemampuan membaca posisi lapangan.

Ketiga, Carom atau Carambole dengan meja tanpa lubang. Pemain harus memantulkan bola putih untuk menyentuh dua bola lainnya dalam satu pukulan.

Teknik Dasar bagi Pemula

Penguasaan teknik dasar sangat penting sebelum mempelajari strategi rumit.

Posisi tubuh harus stabil dengan jarak kaki sedikit lebih lebar dari bahu, membentuk sudut 45 derajat terhadap meja.

Tumpuan tangan atau bridge terbagi menjadi open bridge dan closed bridge. Pemula disarankan memakai open bridge karena memberikan jarak pandang lebih terbuka.

>>> Pemilik Motor Listrik Wajib Servis Berkala Cegah Kerusakan

Untuk grip, stik dipegang dengan ibu jari di bawah dan jari telunjuk di atas, dengan cengkeraman longgar namun terkontrol.

Metode ghost ball membantu membayangkan posisi bola putih sebelum memukul.

Saat mengeksekusi pukulan, ayunan tangan hanya bertumpu pada lengan bawah. Lengan atas tetap diam seperti pendulum.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru