⌂ Beranda News Pemilik Motor Listrik Wajib Servis Berkala Cegah Kerusakan

Pemilik Motor Listrik Wajib Servis Berkala Cegah Kerusakan

Pemilik Motor Listrik Wajib Servis Berkala Cegah Kerusakan
Motor listrik sedang diservis di bengkel
A A Ukuran Teks16px

Banyak pemilik motor listrik menganggap kendaraannya minim perawatan karena tidak memiliki mesin pembakaran internal.

Padahal, motor listrik tetap memerlukan servis berkala secara rutin untuk menjaga performa dan mencegah kerusakan parah.

>>> Pendaki Wanita Diduga Alami Pelecehan Seksual di Gunung Merbabu

Muhlasin, pemilik bengkel spesialis motor listrik EV Solution di Pondok Aren, Tangerang Selatan, membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, motor listrik adalah kendaraan operasional harian dengan banyak komponen bergerak yang pasti mengalami keausan.

"Sebenarnya perlu servis berkala, karena ini barang bergerak, bukan barang diam seperti TV. Pasti ada servis rutinnya," ujar Muhlasin kepada Kompas.

com.

Ia menambahkan, beberapa produsen motor listrik di Indonesia memang belum merilis petunjuk resmi servis berkala.

Namun, beberapa brand sudah memiliki panduan pengecekan rem, komstir, kondisi baterai, serta soket dan kabel.

"Masalah perkabelan ini sangat vital di kendaraan listrik. BLDC juga perlu perawatan rutin seperti ganti seal," kata Muhlasin.

Komponen Vital yang Harus Diperiksa

Kesalahan fatal yang sering dilakukan pengguna adalah menganggap motor listrik bebas perawatan karena tidak perlu ganti oli mesin.

Padahal, sistem pengereman, kondisi roda, jalur kabel, dan motor penggerak BLDC tetap wajib diperiksa.

BLDC adalah motor penggerak utama yang memiliki komponen karet seal. Seal berfungsi menahan air dan kotoran masuk ke sistem kelistrikan.

>>> Polres Metro Tangerang Kota Tangkap Lima Pelaku Sindikat Curanmor

Jika seal sudah keras dan terlambat diganti, risiko kerusakan fatal meningkat drastis.

"Di as roda, ada komponen seal yang ada umurnya. Kalau sudah keras, air bisa masuk ke BLDC.

Pabrikan tidak merilis jadwal resmi, jadi kami berpatokan pada kendaraan bensin," jelas Muhlasin.

Selain BLDC, kondisi soket, kabel, dan konektor utama juga harus dipantau. Kendala kelistrikan biasanya bermula dari koneksi longgar, korosi, atau paparan air.

Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi kerusakan dini sebelum menjadi masalah besar dan mahal.

Interval Servis Ideal Setiap Enam Bulan

Mayoritas produsen motor listrik belum menetapkan standar interval servis seragam. Bengkel spesialis biasanya memberikan panduan sesuai pola pemakaian.

Muhlasin menyarankan pengecekan total minimal setiap enam bulan sekali untuk penggunaan normal. Namun, untuk mobilitas tinggi seperti ojek online, servis sebaiknya dilakukan setiap bulan.

"Tergantung brand kualitas seal-nya.

Karena belum ada patokan kilometer akurat, kami mengedukasi pelanggan untuk check up setiap 6 bulan sekali," kata Muhlasin.

Ia menambahkan, "Kalau untuk mobilitas tinggi seperti ojek online, harusnya setiap bulan. Kalau cuma buat emak-emak ke pasar atau sekolah, bolehlah 6 bulan sekali."

>>> Ronald Koeman Coret Jurrien Timber dari Skuad Piala Dunia 2026 karena Cedera

Intensitas pemakaian tinggi berbanding lurus dengan tingkat keausan komponen bergerak. Edukasi servis berkala penting agar performa motor listrik tetap terjaga dalam jangka panjang.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru