⌂ Beranda News AS Serang Iran sebagai Balasan Penembakan Helikopter Apache

AS Serang Iran sebagai Balasan Penembakan Helikopter Apache

AS Serang Iran sebagai Balasan Penembakan Helikopter Apache
Ilustrasi serangan militer AS ke Iran di Selat Hormuz
A A Ukuran Teks16px

Militer Amerika Serikat melancarkan serangan pertahanan diri proporsional terhadap Iran di kawasan Selat Hormuz pada Rabu (10/6/2026) sore waktu setempat.

Aksi tersebut merupakan respons langsung atas penembakan jatuh helikopter Apache milik Angkatan Darat AS oleh pihak Iran sehari sebelumnya.

>>> Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni

Ledakan dilaporkan terdengar di pesisir selatan Iran yang berdekatan dengan Selat Hormuz sesaat setelah pengumuman serangan diterbitkan.

Insiden ini menjadi peristiwa kedua yang dialami Washington dari Iran sepanjang perang Timur Tengah, setelah kehilangan jet tempur F-15 pada April lalu.

Konfirmasi Komando Pusat AS

Komando Pusat AS mengonfirmasi dimulainya operasi militer tersebut melalui pernyataan resmi di media sosial X.

"Pasukan Amerika mulai melancarkan serangan pertahanan diri terhadap Iran, pada pukul 17.00 ET (04.00 WIB) hari ini atas arahan Panglima Tertinggi, sebagai respons terhadap jatuhnya helikopter Apache Angkatan Darat AS kemarin," tulis Komando Pusat AS.

Pihak militer menegaskan bahwa tindakan retaliasi ini diambil atas dasar pembalasan yang seimbang terhadap tindakan ofensif Iran.

>>> Lima Wakil Indonesia Siap Berlaga di Hari Kedua Australian Open 2026

"Misi ini merupakan respons proporsional terhadap agresi Iran yang tidak dapat dibenarkan," tambah Komando Pusat AS.

Presiden AS Donald Trump memberikan konfirmasi mengenai hilangnya aset udara canggih tersebut di wilayah perairan Iran.

Meskipun tidak ada kru helikopter yang dilaporkan mengalami cedera, situasi ini mengancam negosiasi gencatan senjata kedua negara yang sudah berjalan sejak 8 April.

"Bahwa tadi malam Iran menembak jatuh salah satu Helikopter Apache kami yang sangat canggih saat berpatroli di Selat Hormuz," kata Trump.

Melalui pernyataan tertulis yang sama, Trump menegaskan posisi Washington untuk tidak tinggal diam atas tindakan penyerangan tersebut.

>>> Senaland vs Arab Saudi: Uji Coba Terakhir Jelang Piala Dunia 2026

"Amerika Serikat harus balas serangan ini," ujar Trump.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru