Jaringan SPBU bp dan PT Pertamina (Persero) memberlakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis bensin mulai Rabu, 10 Juni 2026.
Kenaikan signifikan terjadi pada produk BP 92 milik bp yang melonjak menjadi Rp16.670 per liter dari sebelumnya Rp12.390 per liter.
>>> Apple Resmi Umumkan iOS 27 dengan Fokus pada Fitur AI
Informasi dari akun Instagram resmi bp Indonesia menyebutkan bahwa kebijakan ini hanya menyasar produk BBM jenis bensin.
Selain BP 92, harga BP Ultimate juga naik menjadi Rp17.240 per liter dari Rp12.930 per liter.
Sementara itu, harga bahan bakar diesel tidak berubah. BP Ultimate Diesel tetap Rp25.060 per liter sejak awal Juni 2026.
Pertamina Juga Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green 95
PT Pertamina (Persero) juga menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green 95 mulai 10 Juni 2026.
>>> IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.744 pada 10 Juni 2026 sebelum Berbalik Menghijau
Melalui siaran pers resmi pada Selasa (9/6), manajemen Pertamina menetapkan harga Pertamax (RON 92) baru sebesar Rp16.250 per liter dari semula Rp12.300 per liter.
Pertamax Green 95 (RON 95) disesuaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Perusahaan memastikan bahwa seluruh komoditas BBM nonsubsidi lainnya selain kedua jenis bensin tersebut tidak mengalami kenaikan.
Untuk wilayah Jabodetabek, harga Pertamax Turbo (RON 98) bertahan di Rp20.750 per liter, Dexlite (CN 51) Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) Rp24.800 per liter.
>>> Harga BBM Pertamina Non-Subsidi 10 Juni 2026 Naik Signifikan
Harga BBM bersubsidi juga tidak berubah. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.