⌂ Beranda News Truk Wing Box Makin Populer di Indonesia, Karoseri MTU Ungkap Alasannya

Truk Wing Box Makin Populer di Indonesia, Karoseri MTU Ungkap Alasannya

Truk Wing Box Makin Populer di Indonesia, Karoseri MTU Ungkap Alasannya
Truk wing box dengan sisi terbuka menyerupai sayap
A A Ukuran Teks16px

Kebutuhan kendaraan niaga berjenis wing box semakin meningkat di kalangan pengusaha ekspedisi dan logistik di Indonesia.

Tren investasi pada model truk ini didorong oleh kemampuannya mempercepat proses bongkar muat barang secara efisien.

>>> KAI Tawarkan Aset Komersial Bernilai Tinggi Lewat Platform Digital Space by KAI

Fungsi utama karoseri wing box dirancang sebagai wadah muatan truk yang disesuaikan dengan jenis barang, mengutamakan aspek keamanan, serta standar keselamatan berkendara.

Berbeda dengan truk konvensional, rangka luar di atas sasis truk wing box dilengkapi sistem hidrolik. Sistem ini memungkinkan sisi kiri dan kanannya terbuka ke atas menyerupai sayap burung.

Keunggulan Akses Tiga Sisi

Sandy Riadi, Sales & Marketing Dept. Head Karoseri MTU, mengungkapkan bahwa model kargo tertutup ini sedang diminati pasar domestik.

"Wing box ini sekarang sedang trend di Indonesia. Banyak pemain ekspedisi atau logistik mulai investasi untuk produk wing box ini," ujar Sandy Riadi.

>>> FIFA Bantu Suporter Iran Atasi Masalah Tiket Piala Dunia 2026

Akses penuh dari tiga sisi, yaitu kiri, kanan, dan belakang, menjadikan truk jenis ini sangat cocok untuk operasional pabrik atau pergudangan.

Fleksibilitas tersebut mampu memangkas waktu tunggu kendaraan karena mobilitas muatan yang lebih cepat.

Sandy Riadi menjelaskan, "Saat unit itu masuk langsung diangkut lewat wing box. Jadi tidak perlu lagi menggunakan dock belakang."

>>> Shin Tae-yong Pastikan Persija Jakarta Rekrut Mariano Peralta

Penggunaan sistem sayap hidrolik atau drop set bawah ini meniadakan ketergantungan pada fasilitas dermaga bongkar muat konvensional di area gudang material.

"Wing box lebih memudahkan untuk handling atau moving barang-barang yang ada di dalam truk. Jadi tidak perlu dari belakang. Mereka cukup buka sayapnya saja atau buka drop set bawahnya tanpa perlu harus pakai dock," tambah Sandy Riadi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru