⌂ Beranda News Prabowo: Indonesia Capai Swasembada Pangan di Tengah Krisis Global

Prabowo: Indonesia Capai Swasembada Pangan di Tengah Krisis Global

Prabowo: Indonesia Capai Swasembada Pangan di Tengah Krisis Global
Ilustrasi pertanian Indonesia swasembada pangan
A A Ukuran Teks16px

Presiden Prabowo Subianto menyatakan syukur atas pencapaian Indonesia yang kini telah berhasil meraih swasembada pangan. Hal ini terjadi di tengah ancaman krisis pangan global yang serius.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Munas VIII HIPMI di Lampung pada Rabu (10/6/2026).

>>> 5 Teknologi dan Aturan Baru yang Akan Mewarnai Piala Dunia 2026

"Kita bersyukur kekuatan kita besar, akan ada tantangan kita sekarang sudah swasembada pangan. Sudah swasembada pangan, jangan kau anggap pangan itu tidak penting," kata Prabowo.

Menurut Kepala Negara, sejumlah negara saat ini mulai mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pangan.

Bahkan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengeluarkan peringatan resmi mengenai potensi bencana kelaparan besar-besaran pada tahun ini.

"Tanpa pangan tidak ada Republik mana pun di dunia ini, tidak ada negara tanpa pangan. Banyak negara sekarang dalam keadaan panik, mereka sulit cari makan.

PBB sudah warning tahun ini akan ada kelaparan besar-besaran, kita alhamdulillah kuat," lanjut Prabowo.

>>> Tyo Nugros Dicekal di Bandara Soekarno-Hatta Jelang Konser Dewa 19

Target Swasembada Energi dan Industrialisasi

Selain ketahanan pangan, pemerintah juga menargetkan kemandirian di sektor energi. Optimisme tinggi disampaikan mengenai perwujudan swasembada energi dengan target pencapaian dalam tiga tahun ke depan.

"Kita sedang bekerja keras hitungan kita tiga tahun lagi kita bener-bener sangat kuat di bidang energi saudara-saudere sekalian," ujar Prabowo.

Untuk mendukung kemandirian ekonomi, pemerintah terus mendorong program industrialisasi berbasis hilirisasi komoditas nasional.

Melalui program tersebut, berbagai komoditas mentah dalam negeri akan diolah terlebih dahulu agar memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi.

Langkah strategis ini dipandang sebagai peluang emas yang harus dimanfaatkan oleh para pengusaha muda. Pemerintah menegaskan komitmennya melindungi pasar domestik agar tidak sekadar menjadi sasaran produk industri asing.

>>> John Herdman Puji Ketangguhan Pertahanan Timnas Indonesia Usai Dua Kemenangan

"Ini kesempatan untuk pengusaha-pengusaha muda bangkit karena kita tidak mau hanya jadi pasarnya bangsa lain. Kita mau pasar Indonesia harus dinikmati oleh putra-putri Indonesia," ujar Prabowo.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru