"Berdasarkan hukum Kanada, warga negara asing dapat dinyatakan tidak dapat diterima tanpa adanya hukuman pidana di luar negeri."
Adanya indikasi kuat mengenai tindakan pelanggaran hukum sudah cukup menjadi dasar penolakan visa.
"Apabila terdapat alasan yang masuk akal untuk meyakini bahwa seorang pemohon telah melakukan suatu tindakan yang dapat menyebabkan ketidaklayakan masuk ke Kanada, maka pemohon tersebut dapat dianggap tidak layak masuk ke Kanada."
>>> Pencuri Toko di Mojokerto Cicil Pengembalian Uang kepada Korban
Hingga kabar ini diturunkan, Asosiasi Sepak Bola Ghana belum memberikan respons atau pernyataan resmi terkait kendala visa yang dihadapi pemain andalan mereka.
Sebaliknya, mantan pemain Atletico Madrid tersebut dilaporkan lolos pemeriksaan imigrasi di Amerika Serikat.
Keberhasilan mendapatkan visa AS membuka peluang bagi dirinya untuk tampil pada laga melawan Inggris tanggal 23 Juni di Boston, serta pertandingan kontra Kroasia pada 27 Juni di Philadelphia.
Kantor Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) memberikan konfirmasi resmi terkait pemberian izin masuk sang pemain.
"Pada tanggal 3 Juni 2026, petugas CBP memeriksa dan mengizinkan warga negara Ghana, Thomas Partey, masuk ke Amerika Serikat," jelas CBP.
Otoritas perbatasan AS menyatakan tetap meloloskan sang gelandang karena status hukumnya yang belum berkekuatan hukum tetap.
"Pihak AS mengetahui adanya kasus pengadilan yang sedang berlangsung terhadap Tuan Partey, namun, saat ini, beliau belum dinyatakan bersalah atas suatu kejahatan dan telah diterima masuk ke Amerika Serikat setelah diberikan visa."
Pihak CBP menegaskan kembali bahwa seluruh partisipan Piala Dunia tetap diwajibkan melewati prosedur penyaringan reguler.
"Semua pelancong yang ingin masuk ke Amerika Serikat, termasuk atlet, pelatih, dan staf, tunduk pada pemeriksaan CBP."
Setiap keputusan yang diambil oleh petugas di lapangan didasarkan pada tinjauan data keamanan dan rekam jejak individu secara spesifik.
"Penentuan kelayakan masuk dilakukan berdasarkan kasus per kasus menggunakan informasi penegakan hukum, keamanan nasional, dan imigrasi yang tersedia pada saat pemeriksaan."
Petugas di pintu kedatangan memiliki otoritas penuh untuk menginterogasi dan menentukan status kelayakan masuk setiap pelancong asing sesuai undang-undang domestik.
"Petugas CBP memiliki wewenang untuk menanyai pelancong, melakukan pemeriksaan, dan menentukan kelayakan masuk sesuai dengan hukum AS."
Lembaga keimigrasian AS tersebut menutup pernyataannya dengan mengembalikan segala pertanyaan terkait penolakan visa di utara kepada pihak berwenang Kanada.
>>> Petrokimia Gresik Gelar Konvensi Inovasi KIPG 2026, Catat Partisipasi 98%
"CBP menyerahkan kepada Kanada untuk pertanyaan mengenai penolakan masuknya," pungkasnya.