⌂ Beranda News Prabowo Subianto Kumpulkan Menteri di Kertanegara Bahas Strategi Ekonomi

Prabowo Subianto Kumpulkan Menteri di Kertanegara Bahas Strategi Ekonomi

Prabowo Subianto Kumpulkan Menteri di Kertanegara Bahas Strategi Ekonomi
Presiden Prabowo Subianto bersama menteri di Kertanegara
A A Ukuran Teks16px

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu (14/6/2026).

Pertemuan tersebut digelar untuk merumuskan langkah dan strategi ekonomi nasional.

>>> Amerika Serikat Masih Cekal 11 Staf Timnas Iran Jelang Piala Dunia 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membenarkan adanya agenda diskusi tersebut. Ia mengatakan pembahasan berfokus pada strategi ekonomi bersama para menteri terkait.

"Ke Kertanegara, biasa ngobrolin strategi ekonomi," kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen DPR RI, Senin (15/6/2026).

Rincian mengenai isu ekonomi yang menjadi pembahasan utama belum dijabarkan secara detail. Purbaya menjelaskan bahwa sejumlah poin krusial masih terus didiskusikan secara mendalam dengan Presiden serta para menteri.

Pemerintah meminta masyarakat untuk menantikan penjelasan resmi lebih lanjut terkait hasil koordinasi tersebut.

Berdasarkan informasi dari Sekretariat Kabinet, pertemuan ini melibatkan sejumlah pejabat penting di sektor ekonomi dan teknologi.

Selain Menteri Keuangan, pejabat yang hadir meliputi Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

>>> Swedia Puncaki Grup F Piala Dunia 2026 Usai Bantai Tunisia 5-1

Hadir pula Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Investasi dan Hilirisasi menyampaikan laporan hasil kunjungan kerjanya ke tiga kawasan global, yakni Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.

"Laporan tersebut menunjukkan fakta dan data valid meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, yang tercermin dari tingginya minat dan masuknya investasi ke berbagai sektor strategis nasional," ujar Teddy.

Menanggapi laporan positif tersebut, Presiden Prabowo menginstruksikan agar data pencapaian investasi ini segera dibuka dan dipaparkan kepada publik secara transparan.

Penyampaian data kepada masyarakat dijadwalkan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (15/6/2026).

>>> Ubisoft PHK 380 Karyawan dan Tutup Dua Studio Game

"Asas bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis fakta kepada masyarakat," tutup Teddy.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru