⌂ Beranda News Survei Pew Research: Hoaks, Ekonomi, dan Terorisme Jadi Ketakutan Terbesar Dunia

Survei Pew Research: Hoaks, Ekonomi, dan Terorisme Jadi Ketakutan Terbesar Dunia

Survei Pew Research: Hoaks, Ekonomi, dan Terorisme Jadi Ketakutan Terbesar Dunia
Ilustrasi masyarakat dunia yang cemas memikirkan berbagai ancaman global seperti hoaks, ekonomi, dan terorisme.
A A Ukuran Teks16px

Sebuah survei global yang dilakukan oleh Pew Research Center pada Agustus 2025 mengungkap berbagai hal yang menjadi kekhawatiran terbesar masyarakat di 25 negara.

Indonesia turut menjadi salah satu negara yang dilibatkan dalam riset berskala internasional ini.

>>> BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa Ditunggangi Kepentingan Politik

Penyebaran informasi palsu atau hoaks menempati urutan pertama sebagai isu global yang paling dikhawatirkan.

Sebanyak 72% responden dari seluruh negara yang disurvei menilai persebaran hoaks sebagai ancaman besar bagi kehidupan mereka.

Kekhawatiran terhadap informasi palsu ini menjadi isu nomor satu di beberapa negara maju seperti Jerman, Inggris, Amerika Serikat, dan Korea Selatan.

>>> Pasokan Listrik Normal Pascagempa Sulteng, SAR Palu Pastikan Tak Ada Pemadaman

Ancaman Ekonomi dan Terorisme

Selain hoaks, ketidakpastian kondisi ekonomi global juga membayangi masyarakat dunia. Sebanyak 70% responden dalam jajak pendapat ini memandang situasi ekonomi sebagai ancaman yang krusial.

Isu global ketiga yang memicu kecemasan besar adalah terorisme. Sebanyak 69% masyarakat internasional mengaku khawatir terhadap potensi aksi teror yang dapat mengancam keamanan mereka.

Namun, bagi masyarakat Indonesia, isu terorisme justru menduduki peringkat pertama dalam daftar ketakutan terbesar. Sebanyak 87% responden di dalam negeri menilai terorisme sebagai ancaman besar bagi bangsa.

>>> Gempa M 6,7 Rusak Belasan Rumah dan Picu Longsor di Sulawesi Tengah

Tingkat kecemasan yang tinggi ini menempatkan Indonesia dalam kelompok negara dengan kewaspadaan terorisme tertinggi, sejajar dengan tingkat kekhawatiran yang ditemukan di Kenya, Nigeria, dan Turki.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru