⌂ Beranda News Aksi Heroik Vozinha di Piala Dunia 2026 Buat Ibu Terharu

Aksi Heroik Vozinha di Piala Dunia 2026 Buat Ibu Terharu

Aksi Heroik Vozinha di Piala Dunia 2026 Buat Ibu Terharu
Pertandingan Spanyol melawan Cape Verde di Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Penampilan gemilang kiper Cape Verde, Vozinha, saat menahan imbang Spanyol 0-0 di laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026 memicu kebanggaan besar, terutama bagi sang ibu yang menyaksikan dari rumah.

Ana Candida Evora, ibu kandung Vozinha, mengaku sangat ingin terbang ke Amerika Serikat untuk melihat langsung perjuangan putranya.

>>> Kemenag Rilis Jadwal Sholat Surabaya Rabu 17 Juni 2026

Namun, biaya perjalanan yang tinggi memaksanya memendam impian tersebut.

Sehari sebelum pertandingan di Atlanta, Ana muncul di televisi nasional Cape Verde dan memprediksi gawang anaknya tidak akan kebobolan.

Prediksi itu terbukti tepat.

"Saya bilang tidak akan ada bola yang masuk ke gawangnya, dan itulah yang terjadi," kata Ana kepada Reuters, Selasa (16/6/2026).

"Dia adalah penjaga gawang yang hebat. Saya sangat bangga menjadi ibu Vozinha," tambahnya.

Usai pertandingan, Vozinha tak kuasa menahan air mata. Kiper berusia 40 tahun itu mengaku emosinya meluap karena sang ibu tidak hadir di stadion.

Kendala Finansial dan Regulasi Perjalanan

Pada Januari lalu, Amerika Serikat sempat memberlakukan jaminan visa hingga 15.000 dolar AS bagi warga Cape Verde.

Aturan itu kemudian dihapus untuk pemegang tiket Piala Dunia, namun biaya penerbangan dan akomodasi tetap tidak terjangkau bagi Ana.

"Saya sangat ingin bepergian dan menonton pertandingan itu, tetapi itu tidak memungkinkan," ujarnya.

Presiden Federasi Sepak Bola Cape Verde, Mario Semedo, membenarkan bahwa faktor finansial menjadi kendala utama bagi warga negara kepulauan tersebut untuk hadir di Piala Dunia.

"Tidak mudah bagi warga Cape Verde untuk bepergian ke Piala Dunia. Tiket pesawat, akomodasi, dan tiket pertandingan membutuhkan biaya yang sangat besar," kata Semedo.

>>> Wayne Rooney Pertanyakan Keputusan Thomas Tuchel Pilih Trevoh Chalobah

Ia menambahkan bahwa segala upaya seharusnya dilakukan untuk memfasilitasi anggota keluarga pemain yang ingin menghadiri turnamen.

Dukungan Politik dari Amerika Serikat

Kisah Ana mengundang simpati politisi AS. Pemimpin Fraksi Demokrat di DPR AS, Hakeem Jeffries, mendesak pemerintah untuk membantu keberangkatan Ana.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru