⌂ Beranda News Konsumen Keluhkan Proyek Perumahan Cilejit Modernland Realty Mangkrak

Konsumen Keluhkan Proyek Perumahan Cilejit Modernland Realty Mangkrak

Konsumen Keluhkan Proyek Perumahan Cilejit Modernland Realty Mangkrak
Proyek perumahan Cilejit Modernland Realty yang mangkrak
A A Ukuran Teks16px

Proyek pembangunan perumahan di Kecamatan Jambe yang dikembangkan oleh PT Modernland Realty Tbk menuai keluhan dari konsumen. Hingga tahun 2026, proyek tersebut dinilai tidak menunjukkan perkembangan signifikan.

Perumahan itu sebelumnya dipasarkan dengan slogan "Rumah Siap Huni, Akses 0 Meter Stasiun Cilejit Cicilan 1 Jutaan Subsidi Biaya KPR".

>>> LPDP Kelola Dana Abadi Pendidikan Rp180,81 Triliun hingga Mei 2026

Beberapa klaster ditawarkan dengan sistem inden selama 18 bulan sejak tahun 2023, meliputi Cluster The Malie, Ohana, dan Great Britania.

Menurut keterangan konsumen yang menemui pihak pemasaran pada Desember 2023, Cluster Ohana dan The Malie saat itu sedang dalam proses pembangunan.

Pengembang menjanjikan serah terima kunci dan pengisian rumah pada akhir Desember 2024.

Sistem pembayaran yang disediakan hanya dua pilihan, yaitu KPR atau tunai dengan bonus emas 5 gram.

Pengembang juga menjanjikan fasilitas pendukung seperti jalan layak, keamanan 24 jam, air bersih, dan lampu penerangan.

>>> iQIYI dan Mango TV Rilis Jadwal Tayang Maraton Never Ending Summer

Fasilitas Tak Terpenuhi, IPL Tetap Ditagih

Namun, setelah hampir tiga tahun dan memasuki tahun 2026, proyek di atas lahan 1.000 hektar itu belum menunjukkan progres berarti.

Kondisi stagnan terutama terjadi pada klaster inden.

Fakta di lapangan menunjukkan baru sekitar 8 unit rumah inden yang diserahterimakan. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak developer terkait keterlambatan.

Selain serah terima unit, kewajiban penyediaan fasilitas umum juga tidak terpenuhi.

Akses jalan menuju klaster masih seadanya, area klaster kurang terawat dengan rumput liar tinggi, dan lampu penerangan sangat minim.

>>> Pemerintah Ceará Luncurkan Program Ceará Um Só untuk Tata Kelola Interfederatif

Meski fasilitas belum layak, pengembang tetap menagih biaya Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) setiap bulan kepada konsumen.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru