Proyek jalan tol yang menjadi sorotan adalah Jalan Tol Samarinda - Balikpapan, yang telah beroperasi sejak tahun 2019.

Jalan tol ini memiliki panjang mencapai 99 kilometer dan direncanakan akan melintasi wilayah ibukota baru Republik Indonesia.

Pembangunan jalan tol ini membawa dampak yang signifikan terhadap lingkungan sekitarnya.

Dalam proses pembangunannya, pemerintah terpaksa harus menebas kawasan hutan seluas 3.200 hektare.

Di antara luas tersebut, terdapat 24 kilometer kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto dan 8 kilometer lainnya adalah kawasan Hutan Lindung Sungai Manggar (HLSM) di Kalimantan Timur.

×

Baca juga: Bukan di Malang Pabrik Buku Terbesar di Jawa Timur Terancam Tutup Akibat Konflik Pemilik Padahal Sudah Berdiri Sejak 1984 dan Hasilkan Rp12,9 Triliun