PT PLN (Persero) mencatatkan laba bersih sebesar Rp7,26 triliun untuk tahun buku 2025.
Angka ini anjlok 65,8 persen dibandingkan laba tahun buku 2024 yang mencapai Rp21,23 triliun.
>>> Kemenhub Perketat Inspeksi Keselamatan Bus Selama Libur Sekolah 2026
Penurunan signifikan tersebut diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
RUPST juga memutuskan perombakan besar di jajaran direksi. Salah satu perubahan utama adalah penambahan posisi Wakil Direktur Utama yang sebelumnya tidak ada.
Perubahan Struktur Kepemimpinan
Komisaris PLN Bambang Eko Suhariyanto mengonfirmasi bahwa Darmawan Prasodjo tetap menjabat sebagai Direktur Utama.
Posisi Wakil Direktur Utama diisi oleh Yusuf Didi Setiarto, yang sebelumnya menjabat Direktur Legal dan Manajemen Human Capital.
Sejumlah pos direktur strategis juga mengalami pergantian. Rakhmad Dewanto ditunjuk sebagai Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis menggantikan Hartanto Wibowo.
>>> Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Rp 125 Triliun di Tengah Gurun
Daniel Karmel Fernando resmi menjadi Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem menggantikan Edwin Nugraha Putra. Edwin sendiri dialihkan ke posisi Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan menggantikan Evy Haryadi.
Di sektor pelayanan pelanggan, Fahrur Rozy ditunjuk sebagai Direktur Retail dan Niaga yang baru menggantikan Adi Priyanto.
Sementara itu, Sulistyo Biantoro dipercaya mengisi posisi Direktur Keuangan menggantikan Sinthya Roesly.
Kendali Direktur Manajemen Risiko beralih dari Adi Lumakso kepada Denny Triyanto. Posisi Direktur Legal dan Manajemen Human Capital yang ditinggalkan Yusuf Didi Setiarto kini diisi oleh Nurleli Aman.
>>> RUPS PLN Rombak Direksi, Tambah Posisi Wakil Direktur Utama
Meski jajaran direksi banyak berubah, struktur Dewan Komisaris PLN dilaporkan tetap sama dan melanjutkan masa tugas sesuai susunan sebelumnya.