⌂ Beranda News Partai Komunis Kuba Setujui Reformasi Buka Sektor Swasta

Partai Komunis Kuba Setujui Reformasi Buka Sektor Swasta

Partai Komunis Kuba Setujui Reformasi Buka Sektor Swasta
Ilustrasi reformasi investasi swasta di Kuba
A A Ukuran Teks16px

Partai Komunis Kuba (PCC) menyetujui paket reformasi pada Rabu (17/06) untuk membuka lebih banyak sektor bagi investasi swasta.

Langkah ini diambil di tengah tekanan ekonomi Amerika Serikat dan kelangkaan sumber daya.

>>> Suami Tusuk Istri Pakai Obeng Saat Ambil Rapor di SD Semarang

Keputusan tersebut diumumkan dalam sidang pleno luar biasa yang dihadiri oleh Presiden Miguel Diaz-Canel. Ia sebelumnya telah memaparkan rencana perluasan sektor swasta pada akhir pekan lalu.

Manajemen partai menyatakan kebijakan baru ini merupakan bagian dari perkembangan sejarah. Namun, mereka menegaskan bahwa langkah tersebut tidak mengubah haluan ideologi sosialis yang dianut negara.

Pihak PCC melalui media sosial menyebut reformasi ini sebagai "wujud dari logika pembangunan dalam periode sejarah saat ini."

Mereka menambahkan bahwa perubahan arah ekonomi bukanlah penyimpangan dari agenda sosialis.

Mantan pemimpin Kuba, Raul Castro, yang kini berusia 95 tahun, turut memantau sidang melalui sambungan video.

Anggota Biro Politik PCC, Jose Amado Ricardo Guerra, menyatakan bahwa Raul Castro "sepenuhnya setuju" dengan kebijakan baru tersebut.

Guerra menambahkan bahwa Raul Castro yakin gagasan terbaik muncul dari analisis kolektif, termasuk dari perbedaan pendapat. Dukungan ini memperkuat legitimasi reformasi di internal partai.

>>> Laba Bersih Bank Syariah Nasional Melonjak 40,99 Persen Hingga Mei 2026

Langkah Taktis Hadapi Embargo

Kepala Departemen Ideologi Komite Sentral, Yuniaski Crespo Baquero, menilai paket ekonomi ini sebagai langkah taktis menghadapi situasi geopolitik dan embargo eksternal.

Ia menyebutnya sebagai respons terhadap "perang ekonomi yang dihadapi Kuba."

Baquero menekankan bahwa kebijakan desentralisasi wewenang bagi perusahaan negara dan daerah tetap memiliki karakter internal yang kuat.

Ia memuji langkah ini sebagai "respons yang lahir dari dalam negeri, kreatif, berani, dan revolusioner."

Paket reformasi mencakup izin operasi model baru bagi pelaku usaha pariwisata, dorongan investasi asing langsung khususnya dari warga Kuba di AS, serta revitalisasi sektor pertanian, perdagangan luar negeri, dan perumahan.

Langkah selanjutnya adalah pembahasan dan persetujuan dari Majelis Nasional Kekuatan Rakyat (ANPP) yang dijadwalkan menggelar sidang pada Kamis ini.

>>> Disdik Kota Depok Buka Posko Pengaduan SPMB 2026 Antisipasi Kendala

Jika disahkan, reformasi ini akan menjadi undang-undang yang mengatur investasi swasta di Kuba.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru