Federasi Sepak Bola Uruguay (AUF) melayangkan kritik keras kepada FIFA setelah skuad tim nasional mereka terdampar di Meksiko akibat masalah dokumen penerbangan.
Insiden ini terjadi menjelang laga pembuka Piala Dunia 2026 pada Senin (15/6/2026).
>>> Jerman Hajar Curacao 7-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Kekacauan logistik mengganggu persiapan tim asuhan Marcelo Bielsa yang dijadwalkan terbang dari Cancun menuju Miami untuk menghadapi Arab Saudi.
Kendala administrasi menyebabkan pesawat yang akan membawa tim belum memperoleh izin masuk ke wilayah Amerika Serikat.
Para pemain terpaksa tertahan di Kompleks Mayakoba yang terletak 45 menit dari Bandara Internasional Cancun.
Pihak AUF secara terbuka menyatakan kekecewaannya dan menimpakan tanggung jawab penuh atas insiden ini kepada FIFA.
"Karena masalah yang berada di luar kendali AUF, keberangkatan dari Meksiko mengalami penundaan. Skuad saat ini beristirahat di hotel.
Waktu keberangkatan baru yang ditetapkan FIFA adalah pukul 16.15," tulis AUF dalam pernyataan resminya.
Hingga saat ini, FIFA belum memberikan tanggapan resmi mengenai tuduhan kelalaian prosedur tersebut.
>>> Kemenangan AS di Piala Dunia 2026 Picu Rumor Masa Depan Mauricio Pochettino
Legenda sepak bola Uruguay, Diego Forlan, turut meluapkan rasa frustrasinya melalui media sosial.
"Siapa yang harus disalahkan???" tulis Forlan, kemudian menambahkan, "Ayo Uruguay!!"
untuk membakar semangat para pemain.
Masalah yang menimpa Uruguay memperpanjang daftar kendala logistik dan birokrasi perizinan selama turnamen di Amerika Utara ini.
Sebelumnya, wasit Somalia Omar Artan ditolak masuk ke AS karena pemeriksaan keamanan, sementara Ketua Federasi Palestina Jibril Rajoub masih menunggu visa.
Alokasi tiket suporter Iran juga dibatalkan sepekan sebelum laga di Los Angeles.
Kendala serupa dialami pemain Ghana, Thomas Partey, yang dilarang masuk ke Kanada setelah permohonan visanya ditolak, sehingga FIFA memastikan sang pemain absen dalam laga kontra Panama.
>>> Dishub Depok Tutup Jalan Enggram dan Pemuda untuk Rekonstruksi
Uruguay dijadwalkan melakoni dua laga awal Grup E di Miami melawan Arab Saudi pada 15 Juni dan Tanjung Verde pada 21 Juni, sebelum kembali ke Meksiko untuk menghadapi Spanyol pada 27 Juni.