Pertandingan pertama fase grup Piala Dunia kerap menjadi ujian berat, bahkan bagi tim unggulan. Namun, beberapa tim justru tampil dominan dan meraih kemenangan telak sejak laga perdana.
Berikut lima kemenangan terbesar dalam sejarah partai pembuka Piala Dunia.
>>> Federasi Tunisia Pecat Sabri Lamouchi Usai Kalah Telak dari Swedia
Italia 7-1 Amerika Serikat (1934)
Tuan rumah Italia mencatat kemenangan pembukaan terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia. Mereka membantai Amerika Serikat 7-1 di Roma.
Hat-trick Angelo Schiavio, dua gol Raimondo Orsi, serta gol Giovanni Ferrari dan Giuseppe Meazza memastikan kemenangan telak.
Italia akhirnya menjadi juara Piala Dunia 1934 setelah mengalahkan Cekoslowakia 2-1 di final.
Rusia 5-0 Arab Saudi (2018)
Rusia tampil sangat dominan saat menjamu Arab Saudi di laga pembuka Piala Dunia 2018.
Mereka menang 5-0 berkat dua gol Denis Cheryshev serta gol Yuri Gazinsky, Artem Dzyuba, dan Aleksandr Golovin.
Rusia melaju hingga perempat final sebelum dikalahkan Kroasia melalui adu penalti.
>>> Timnas Spanyol Ditahan Imbang Tanjung Verde pada Laga Perdana Piala Dunia 2026
Brasil 4-0 Meksiko (1950)
Brasil mengawali Piala Dunia 1950 di Stadion Maracana dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Meksiko. Dua gol Ademir serta gol Jair dan Baltazar menjadi penentu.
Namun, perjalanan Brasil berakhir tragis setelah kalah dari Uruguay di pertandingan penentu di stadion yang sama.
Amerika Serikat 4-1 Paraguay (2026)
Amerika Serikat mencatat kemenangan terbesar mereka di Piala Dunia saat mengalahkan Paraguay 4-1 di Los Angeles.
Dua gol Folarin Balogun, satu gol Gio Reyna, dan satu gol bunuh diri lawan memastikan kemenangan.
Hasil ini melampaui rekor kemenangan 3-0 atas Belgia dan Paraguay pada edisi 1930.
Prancis 3-0 Afrika Selatan (1998)
Prancis memulai perjalanan menuju gelar juara Piala Dunia 1998 dengan kemenangan 3-0 atas Afrika Selatan di Velodrome, Marseille.
>>> Timnas Iran Keluhkan Prosedur Pemulihan Usai Imbang di Piala Dunia 2026
Gol dicetak oleh Christophe Dugarry, gol bunuh diri lawan, dan Thierry Henry pada masa injury time.
