FIFA akhirnya mengabulkan keluhan pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, terkait posisi fotografer yang menghalangi pandangannya saat momen menyanyikan lagu kebangsaan di Piala Dunia 2026.
Tuchel mengajukan protes tersebut saat mendampingi Timnas Inggris melawan Kroasia pada pertandingan pertama Grup L. Pandangannya ke arah lapangan terhalang oleh kerumunan fotografer di depannya.
>>> Prabowo Bahas Piala Dunia 2030 Bersama Menpora dan John Herdman
FIFA setuju memindahkan posisi para fotografer ketika lagu kebangsaan berkumandang agar pelatih dapat melihat lapangan dengan nyaman.
Selain itu, staf pelatih juga diizinkan berdiri lebih maju dari bangku cadangan untuk mendapatkan jarak pandang yang lebih bersih.
Regulasi baru ini langsung diterapkan pada laga kedua Grup A antara Ceko dan Afrika Selatan, Kamis (19/6/2026).
Fotografer ditempatkan di sudut bangku cadangan pemain sehingga jajaran kepelatihan bisa memantau kondisi lapangan tanpa hambatan.
Sebelum kebijakan ini keluar, Tuchel sempat terekam kamera memperingatkan para fotografer yang berdiri terlalu dekat dengannya.
>>> Uzbekistan Tantang Kolombia di Laga Perdana Grup K Piala Dunia 2026
Ia menilai FIFA seharusnya bisa memberikan ruang gerak lebih bagi staf kepelatihan sepanjang turnamen.
"Saya memohon kepada FIFA untuk mengubah posisi fotografer saat lagu kebangsaan karena saya tidak bisa melihat tim saya," ujar Tuchel.
"Saya berdiri di depan 50 fotografer, hanya setengah meter, dan tidak bisa melihat satu pemain pun. Itu merusak pengalaman saya."
Terlepas dari masalah teknis tersebut, Jude Bellingham menjadi bintang kemenangan 4-2 Inggris atas Kroasia di Dallas, Amerika Serikat, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.
>>> Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Juara Bertahan Hadapi Tim Afrika
Selanjutnya, Inggris akan menghadapi Ghana pada Selasa (23/6/2026) waktu setempat di Stadion Boston, Foxborough.