Persaingan di Grup A Piala Dunia 2026 semakin memanas.
Ceko akan berhadapan dengan Afrika Selatan pada pertandingan kedua fase grup, Kamis (18-6-2026) pukul 23.00 WIB di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta.
>>> Timnas Inggris Taklukkan Kroasia 4-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Laga ini menjadi krusial bagi kedua tim yang sama-sama kalah di laga perdana. Ceko ditumbangkan Korea Selatan 1-2, sementara Afrika Selatan takluk 0-2 dari tuan rumah Meksiko.
Hasil tersebut membuat Ceko dan Afrika Selatan berada di dasar klasemen sementara Grup A.
Namun, regulasi baru yang meloloskan 12 tim peringkat tiga terbaik ke fase gugur masih memberi harapan.
Ceko Andalkan Fisik dan Bola Mati
Ceko lolos ke putaran final berkat permainan disiplin, mengandalkan postur fisik, bola mati, dan pertahanan solid. Strategi itu sempat efektif selama 66 menit melawan Korea Selatan.
Keunggulan Ceko saat itu dibuka oleh gol Krejci memanfaatkan umpan lemparan ke dalam dari Coufal.
>>> Portugal Gagal Taklukkan Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Namun, penurunan stamina drastis dalam 14 menit setelah gol membuat Korea Selatan membalikkan skor menjadi 2-1.
Menghadapi Afrika Selatan, Sulc berpeluang mendapat ruang lebih longgar di lini depan. Ini menyusul absennya gelandang bertahan andalan lawan yang menjadi titik lemah.
Afrika Selatan Dituntut Menyerang
Pelatih Hugo Broos mendapat sorotan setelah kekalahan dari Meksiko. Formasi 5-3-2 yang diterapkan dinilai minim kreativitas dan daya dobrak.
Situasi semakin sulit karena Afrika Selatan harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-50 akibat kartu merah. Absennya Sithole dan Zwane karena hukuman bisa menjadi momentum perubahan.
Broos kemungkinan merombak lini tengah dengan memasukkan pemain menyerang seperti Relebohile Mofokeng dan Oswin Appollis.
>>> PAN: Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo Wajar
Meski Ceko menjadi tim dengan lini serang paling tidak produktif di grup, Afrika Selatan tak punya pilihan selain bermain lebih terbuka.