Timnas Inggris memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 4-2 atas Kroasia dalam laga Grup L yang digelar di Dallas, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.
Empat gol kemenangan Inggris dicetak oleh Harry Kane (dua gol), Jude Bellingham, dan Marcus Rashford. Sementara itu, Kroasia memperkecil kedudukan melalui Martin Baturina dan Petar Musa.
>>> Thierry Henry: Ambisi Ronaldo Cetak Gol Rugikan Portugal
Pertandingan yang disaksikan 70.389 penonton ini diwarnai kontroversi pada menit ke-12. Wasit memutuskan mengulang penalti pertama Kane setelah eksekusi awalnya ditepis Dominik Livakovic.
Keputusan tersebut memicu kritik dari pengamat sepak bola. Kevin-Prince Boateng, analis SBS, menilai teknik awalan melambat yang digunakan Kane seharusnya dilarang.
Kane mengaku sengaja melakukan jeda dalam langkahnya setelah mempelajari pergerakan Livakovic melalui rekaman video. "Saya tahu dia suka bergerak lebih dulu," ujar kapten Inggris itu.
Pada kesempatan kedua, Kane mengubah sedikit tekniknya untuk memastikan gol.
>>> Anthony Barry Jadi Kunci Perubahan Taktik Timnas Inggris
Penyerang yang kini menyamai rekor Gary Lineker dengan 10 gol di putaran final Piala Dunia itu mengaku risetnya membuahkan hasil.
Perdebatan soal keabsahan teknik penalti ini juga ramai di media sosial. Banyak suporter mempertanyakan regulasi yang dianggap tidak adil bagi kiper.
Seorang penggemar menulis, "Jika penendang melakukan jeda, penjaga gawang seharusnya boleh bergerak lebih dulu. Aturannya tidak masuk akal."
Sebagian pendukung bahkan mengusulkan revisi total aturan posisi kiper apabila penendang tetap diperbolehkan berpura-pura melambat.
>>> Rockstar Games Kabulkan Permintaan Penggemar Sakit Parah Main GTA VI
Dengan hasil ini, Kane berpeluang menjadi pemain pertama yang meraih dua penghargaan Sepatu Emas Piala Dunia, menyamai torehan awal Kylian Mbappe dan Erling Haaland.