Timnas Inggris berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Kamis, 18 Juni 2026.
Kemenangan ini diraih setelah pelatih Thomas Tuchel memberikan instruksi tegas saat jeda pertandingan.
>>> Roberto Martinez Bela Cristiano Ronaldo Usai Portugal Ditahan Imbang Kongo
Dua gol Harry Kane serta masing-masing satu gol dari Jude Bellingham dan Marcus Rashford memastikan kemenangan Inggris.
Kroasia sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada babak pertama.
Pesan Tuchel di Ruang Ganti
Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, mengungkapkan bahwa instruksi dari Tuchel di ruang ganti menjadi titik balik performa tim.
"Saya pikir ini pertandingan yang berbeda antara babak pertama dan kedua. Pada babak pertama kami cukup baik," kata Kane.
Ia menambahkan bahwa seluruh elemen tim merasa kecewa karena kebobolan dengan cara tersebut pada paruh pertama laga.
"Kami sangat kecewa kebobolan dengan cara seperti itu. Saya rasa permainan kami menurun," imbuh Kane.
Menurut penuturan sang kapten, pesan dari pelatih asal Jerman itu membakar semangat para pemain untuk tampil lebih agresif di babak kedua.
"Kredit untuk pelatih.
Dia memberikan pidato saat jeda dan mengatakan bahwa jika kami kalah, kami harus kalah dengan cara kami sendiri.
Saya rasa itu terlihat dari cara kami memulai babak kedua," ungkap Kane.
Inggris langsung meningkatkan intensitas permainan sejak awal paruh kedua demi menekan lini pertahanan lawan.
"Kami langsung bermain dengan intensitas penuh dan mereka tidak mampu mengimbanginya. Kredit untuk semua pemain pada laga pertama turnamen ini," ujar Kane.
Dalam keterangan terpisah, penyerang asal klub Bayern Munchen tersebut menjelaskan rincian taktik yang diminta oleh Tuchel.
"Pelatih mengatakan saat jeda agar kami meningkatkan tempo, bermain satu lawan satu dan benar-benar menekan mereka. Itulah yang kemudian terjadi," kata Kane.
Kane menilai performa terbaik Inggris muncul setelah mereka menerapkan perubahan strategi tersebut.
"Anda bisa melihat performa terbaik kami, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola.
