PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengingatkan kembali peran vital komponen rack steer dalam sistem kemudi mobil. Komponen ini berfungsi meneruskan putaran setir ke roda depan.
Menurut Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT SIS, kesehatan rack steer sangat memengaruhi tingkat kepekaan kemudi.
>>> Apple Kembangkan iPhone Air 2 dengan Kamera Ganda dan Chip A20 Pro
"Saat bekerja optimal, komponen ini membantu pengemudi memperoleh kendali arah secara stabil, presisi, dan responsif dalam berbagai kondisi jalan," ujarnya.
Kerusakan pada rack steer dapat langsung dirasakan pengemudi.
Gejala umum meliputi kemudi terasa berat, arah mobil kurang presisi saat jalan lurus, setir tidak kembali ke posisi semula setelah berbelok, hingga muncul bunyi dari kolong mobil di jalan tidak rata.
>>> Timnas MLBB Indonesia Hadapi Malaysia dan Filipina di Kualifikasi Asian Games
Penyebab dan Pencegahan Kerusakan Rack Steer
Faktor utama penyebab kerusakan rack steer adalah usia pakai dan kebiasaan berkendara yang buruk. Menghantam lubang dalam kecepatan tinggi menjadi pemicu utama.
"Benturan keras akibat menghantam lubang pada kecepatan tinggi, frekuensi melintasi jalan rusak, maupun kurangnya perhatian terhadap kondisi kaki-kaki kendaraan dapat mempercepat penurunan performa komponen ini," jelas Hariadi.
>>> Raphinha Tolak Tawaran Al Hilal Demi Fokus Piala Dunia 2026
Pemeriksaan sejak dini sangat disarankan agar diagnosis dan penanganan komponen bisa berjalan lebih cepat. Langkah ini penting untuk mencegah kerusakan meluas dan menjaga keselamatan berkendara.